Diinterupsi saat Kuliah Umum, Amran Minta Mahasiswa Tak Terprovokasi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta mahasiswa tidak mudah terprovokasi saat kuliah umum di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan pada Rabu (15/7).
Pesan itu ia sampaikan setelah acara sempat diinterupsi dua mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam auditorium dan menyampaikan orasi mengenai situasi di Papua.
>>> Produsen Mobil Pilih Hati-hati Hadapi Kenaikan Suku Bunga BI
Berdasarkan pantauan di lokasi, interupsi terjadi ketika Amran tengah menyampaikan materi kuliah umum bertajuk Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan.
Dua mahasiswa memasuki ruangan sambil membawa megafon dan berorasi. "Merdeka!
Hidup rakyat Indonesia! Hidup pendapatan rakyat Indonesia!"
ucap mereka sebelum menyinggung isu Papua.
"Tolong jangan bohongi diri kami, Pak. Papua Selatan tanah kosong!
Papua bukan tanah kosong! Papua tanah damai!
Proyek negara kapitalis yang akan membabat negara masyarakat rakyatnya. Stop!
Tolong jangan serang kami! Kami masyarakat sipil!"
seru salah seorang mahasiswa.
Aksi itu sempat memicu kericuhan di dalam auditorium. Sejumlah peserta terdengar meneriakkan "turun" kepada kedua mahasiswa tersebut.
Di tengah situasi itu, Amran justru meminta ajudannya membawa mahasiswa yang berorasi mendekat ke panggung agar dapat berdialog secara langsung.
"Anak-anakku, kita harus komunikasi. Kenapa?
Kalian yang akan melanjutkan perjuangan Republik Indonesia. Kalian adalah harapan bangsa.
Menteri itu hanya seperti daki. Dua tiga tahun di-reshuffle, kembali ke kampung.
Nanti yang melanjutkan kalian nanti," kata Amran dari atas podium.
Ia kemudian melanjutkan kuliah umumnya sembari mengingatkan mahasiswa agar siap menghadapi kritik dan tekanan apabila ingin berhasil.
"Kalau mau berhasil, ini pesan saya, Anda siap dikritik. Anda siap dihina.
Anda siap difitnah. Orang sukses itu adalah yang mendapatkan tekanan yang tinggi," ujarnya.
Update Terbaru
Kejagung Bantah Pendataan SPPG Dihentikan karena Kasus Febrie
Rabu / 15-07-2026, 19:56 WIB
Petinju Putri 16 Tahun Indonesia Raih Medali Emas Asian Boxing 2026
Rabu / 15-07-2026, 19:55 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Janjikan Umrah Gratis bagi Pembuktian Keponakan Komisaris BUMN
Rabu / 15-07-2026, 19:55 WIB
DJ Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan ke Polisi Akibat Lagu 'Gapapa'
Rabu / 15-07-2026, 19:55 WIB
AS Bombardir Iran Lagi: Target Lumpuhkan Kekuatan Militer Teheran
Rabu / 15-07-2026, 19:50 WIB
Tom Holland: 'Frame Terakhir' Spider-Man: Brand New Day Akan Jelaskan Judul
Rabu / 15-07-2026, 19:50 WIB
Guenther Steiner Ragukan Peluang Max Verstappen ke Mercedes
Rabu / 15-07-2026, 19:50 WIB
Kenapa Mata Berair saat Menguap? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
Wamendagri Kawal Usulan Pembangunan KPP 4 DOB Papua Masuk PSN
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
FIFA Langgar Hukum jika Gelar Acara di Jeda Final Piala Dunia 2026
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
Purbaya Disemprot DPR Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Himbara
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
Calon Pembeli Rumah Jennifer Lopez Batal, Transaksi Gagal
Rabu / 15-07-2026, 19:45 WIB
Pemkot Medan Minta Penjelasan soal Antrean BBM di SPBU Pertamina
Rabu / 15-07-2026, 19:45 WIB
Pelindo Terminal Petikemas Raih Dua Penghargaan Green and Smart Port
Rabu / 15-07-2026, 19:45 WIB







