Mahasiswa UIN Dijemput Usai Demo, Kejati Sumbar Klaim Undang Diskusi
Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Fadil Ramadhan, diduga dijemput paksa oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat pada Minggu (12/7).
Penjemputan itu diduga terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan Organisasi Kepemudaan Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) wilayah Sumatera pada Jumat (10/7) di kantor Kejati Sumbar.
>>> Polisi Ungkap Motif Pengirim Pesan Teror Bom ke SD Jaksel: Hanya Iseng
Fadil mengaku dibawa ke Kantor Kejati Sumbar dalam kondisi tertekan. Orang tua, Ketua RT, dan Lurah setempat juga ikut dibawa.
Ia menceritakan, sekitar pukul 14.00 WIB, tiga atau empat orang berpakaian preman datang ke rumahnya bersama Ketua RT dan Lurah.
Mereka mengajak Fadil ke kantor kejati dengan alasan silaturahmi.
Fadil sempat menolak dan berkoordinasi dengan Ketua Umum SEMMI. Namun, karena orang tuanya sudah berada di dalam mobil, ia terpaksa ikut.
Di kantor Kejati, Fadil dipertemukan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Haryadi.
>>> KPK Gandeng Antam dan Pegadaian Verifikasi 55 Kg Logam Platinum Bupati Langkat
Ia merasa terintimidasi dan dipaksa mengaku sebagai pelaku perusakan pagar kantor saat demo, mengaku dibayar, membuat surat pernyataan, dan video permintaan maaf.
Fadil baru bisa keluar dari kejaksaan sekitar pukul 21.30 WIB dan tiba di rumah pukul 22.00 WIB.
Ia mengaku masih syok dan merasa terancam.
Bantahan Kejati Sumbar
Pihak Kejati Sumbar membantah adanya penjemputan paksa. Asisten Intelijen Kejati Sumbar, Agustinus Hanung Wydiatmaka, menyatakan Fadil hanya diundang untuk berdiskusi.
Menurut Hanung, Fadil dimintai keterangan terkait maksud dan tujuan aksi unjuk rasa SEMMI pada Jumat lalu. Saat aksi berlangsung, tidak sempat terjadi dialog antara massa dan pihak kejati.
>>> ParagonCorp Berangkatkan 135 Karyawan Umrah ke Tanah Suci
Hanung menegaskan, Fadil datang ke kantor kejati didampingi orang tua, Ketua RT, dan lurah setempat. Ia mengklaim undangan diskusi itu untuk mengetahui maksud dan tujuan aksi.
Update Terbaru
Mantan Kepala PlayStation: Xbox Harus Pilih Jadi Penerbit atau Platform dengan Eksklusif
Senin / 13-07-2026, 20:13 WIB
Film Gettysburg Tetap Populer di Kalangan Penggemar Puluhan Tahun Setelah Rilis
Senin / 13-07-2026, 20:13 WIB
Kevin Feige Isyaratkan Yelena Muncul di Spider-Man: Brand New Day
Senin / 13-07-2026, 20:08 WIB
Dak Prescott Tetap Jadi Starter Utama Dallas Cowboys Musim 2026
Senin / 13-07-2026, 20:08 WIB
Tiga Orang Hilang Setelah Ponton Terbalik di Danau Pepin
Senin / 13-07-2026, 20:08 WIB
Jawaban Puzzle Connections NYT 13 Juli 2026: Kucing Fiksi hingga Kata Interogasi
Senin / 13-07-2026, 20:08 WIB
Caleb Williams Masuki Tahun Kedua dengan Dukungan Pemain Elite dan Fokus Teknis
Senin / 13-07-2026, 20:07 WIB
Kejagung Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Senin / 13-07-2026, 20:07 WIB
Tekan Gejolak Harga, Kementan Siapkan Sentra Cabai 135 Ha di Papua
Senin / 13-07-2026, 20:07 WIB
Trump dan NATO: Kritik yang Tak Sepenuhnya Salah
Senin / 13-07-2026, 20:03 WIB
Presiden FIFA Buka Suara soal Trump Hadir di Final Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 20:03 WIB
Awas, 3 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Picu Saraf Kejepit
Senin / 13-07-2026, 20:03 WIB
Aktor 'Jurassic Park' Sam Neill Meninggal Dunia di Usia 78 Tahun
Senin / 13-07-2026, 20:01 WIB
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
Senin / 13-07-2026, 20:01 WIB







