Timnas Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah 0-2 di semifinal Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang digelar di Stadion AT&T, Arlington, pada Selasa waktu setempat itu memupus ambisi Les Bleus melaju ke final.

>>> Bima Arya Tekankan Keberlanjutan sebagai Kunci Kepemimpinan

Pelatih Didier Deschamps secara terbuka mengkritik performa lini depan anak asuhnya. Ia menilai Kylian Mbappe dan Michael Olise tampil jauh di bawah standar sehingga gagal memberikan ancaman berarti.

Kesalahan Operan Jadi Sorotan

Deschamps menilai Prancis gagal memanfaatkan momen penting karena buruknya kualitas operan di sepertiga akhir lapangan. Banyak umpan yang seharusnya membuka peluang justru berakhir sia-sia.

"Ini terutama kesalahan kami sendiri, performa kami kurang maksimal dan serangan kami tidak seberbahaya yang seharusnya," ujar Deschamps dikutip dari FIFA.

"Kami melakukan beberapa kesalahan teknis dalam operan yang sebenarnya bisa berujung pada peluang mencetak gol."

Spanyol mencetak dua gol melalui Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro.

>>> Amran Pastikan Harga Beras RI Stabil di Tengah Gejolak Harga Dunia

Kekalahan ini menghentikan langkah Prancis menuju final untuk ketiga edisi beruntun setelah sebelumnya mencapai partai puncak pada 2018 dan 2022.

Fokus Bangkit di Perebutan Tempat Ketiga

Deschamps mengakui Spanyol tampil lebih matang dalam mengendalikan ritme permainan.

"Harus diakui bahwa hari ini performa teknis kami sedikit di bawah standar biasanya saat menghadapi tim yang benar-benar menguasai jalannya pertandingan," jelasnya.

Meski gagal ke final, Prancis masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif melalui laga perebutan tempat ketiga.

Skuad Les Bleus dijadwalkan tampil di Stadion Hard Rock, Miami, menghadapi tim yang kalah dari semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina.

>>> Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Mulai 1 September 2026

Deschamps berharap timnya mampu bangkit secara mental dan menutup kiprah di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang membanggakan.