Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menyampaikan ucapan terima kasih kepada rakyat Iran dan Irak atas partisipasi besar mereka dalam prosesi pemakaman mendiang sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, pekan lalu.

Pesan tersebut disampaikan oleh kakak tertua Mojtaba, Hojjatoleslam Seyyed Mostafa Khamenei, dalam sebuah upacara peringatan di Teheran pada Selasa (14/7).

>>> Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola

Dalam pidatonya, Hojjatoleslam Khamenei menyampaikan belasungkawa kepada umat Islam, rakyat Iran, serta Imam Mahdi (AJ).

Ia menggambarkan kepergian sang pemimpin sebagai tragedi besar yang menuntut kesabaran dari seluruh pihak.

Mengutip ayat Al-Quran, Hojjatoleslam mengatakan "sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar".

Ia menegaskan bahwa kesabaran "sama sekali tidak bertentangan dengan pembalasan maupun menghadapi para pelaku kejahatan di dunia yang terlibat dalam kejahatan besar tersebut".

Ribuan warga Teheran memadati Masjid Mosalla untuk menghadiri upacara peringatan bagi mendiang Ali Khamenei.

Acara ini dipimpin langsung oleh Mojtaba Khamenei, meski dirinya lagi-lagi tak menunjukan diri secara langsung di depan publik.

Sejumlah pejabat tinggi pemerintahan dan militer, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, serta para duta besar dan diplomat asing, turut hadir.

Tiga putra Ayatollah Khamenei lainnya juga hadir secara langsung.

>>> Anemia pada Anak Masih Tinggi, Ini Cara Mencegahnya Sejak Dini

Upacara ini digelar lima hari setelah mendiang dimakamkan di Kompleks Makam Imam Reza di kota kelahirannya, Mashhad, di timur laut Iran.

Prosesi pemakaman berlangsung setelah lima hari rangkaian penghormatan publik di Teheran, Kota Qom, serta di Irak.

Jutaan orang memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Khamenei, ulama terkemuka yang menjadi salah satu marja' taklid bagi umat Islam di berbagai belahan dunia.