Purwoceng Terancam Punah, Varietas Unggul BRIN Jadi Harapan Baru
Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.
), tanaman obat endemik Indonesia yang dijuluki ginseng of Java, kini berstatus kritis menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).
>>> 4 Shio yang Diprediksi Menarik Hoki pada 17 Juli 2026
Ancaman kepunahan datang dari alih fungsi lahan, eksploitasi berlebihan, dan persaingan dengan komoditas pertanian lain.
Tanaman dataran tinggi ini mengandung senyawa bioaktif seperti sitosterol, stigmasterol, saponin, kumarin, psoralen, dan vitamin E yang telah lama digunakan sebagai bahan baku obat tradisional.
BRIN Kembangkan Varietas Unggul
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan inovasi pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas purwoceng yang lebih unggul sekaligus mendukung konservasi.
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN, Otih Rostiana, mengatakan timnya melakukan seleksi sumber daya genetik dan pemurnian galur.
Hasilnya, varietas baru memiliki ciri tulang daun merah keunguan, kandungan sitosterol lebih tinggi, dan mampu beradaptasi di lokasi budidaya yang lebih rendah dari habitat alaminya.
"Kami telah menghasilkan varietas unggul yang memiliki karakter genetik lebih baik dan menunjukkan peningkatan kandungan sitosterol serta kemampuan adaptasi yang lebih luas," kata Otih, dikutip dari laman BRIN, Kamis (16/7).
>>> Cara Cek PIP 2026 Lewat HP Pakai NISN dan NIK, Begini Langkah Lengkapnya
Meski varietas unggul telah ada, ketersediaan bibit masih menjadi tantangan. Rendahnya viabilitas benih membuat perbanyakan melalui biji belum optimal.
Teknologi kultur jaringan juga menghadapi kendala pada tahap multiplikasi tunas, pembentukan akar, dan aklimatisasi.
BRIN juga menerapkan induksi keragaman genetik melalui mutasi buatan untuk menghasilkan tanaman yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan.
Otih menegaskan penguatan konservasi sumber daya genetik menjadi fondasi penting agar riset dan pemanfaatan purwoceng berkelanjutan.
Selain varietas unggul, standardisasi bahan baku dinilai penting untuk menjamin keamanan, mutu, dan khasiat produk herbal.
>>> Trump Bertemu Senator Baru Darline Graham di Washington
Kualitas purwoceng dipengaruhi oleh identitas tanaman, teknik budidaya, waktu panen, hingga penanganan pascapanen.
Update Terbaru
Polisi New York Samar Jadi Pekerja Konstruksi, Tilang 50 Pengemudi
Kamis / 16-07-2026, 19:37 WIB
Aplikasi Gopay Kini Bisa Transfer ke Bank Luar Negeri, Begini Caranya
Kamis / 16-07-2026, 19:37 WIB
TNI Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Munisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 19:36 WIB
Aktivis Ikut Mogok Makan Bersama Pemuda dalam Protes Skandal Ujian India
Kamis / 16-07-2026, 19:36 WIB
Julia Garner dan Mark Foster Dikabarkan Berpisah Setelah 6 Tahun Menikah
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Video Penampilan Hwasa 'Good Goodbye' di Summer Swag 2026 Tembus 340 Ribu Views
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Persib dan Bek Timnas Irak Frans Putros Resmi Berpisah
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid Diklaim Tembus 1.000 Km dengan Sekali Isi Bensin
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Bos Agrinas Akui Salah Hitung Gaji Pengelola Kopdes Merah Putih
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Gagal ke Final, Posisi Tuchel Masih Aman di Timnas Inggris
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Lee Sung Min Turun 10 Kg Demi Peran, Bukan karena Sakit
Kamis / 16-07-2026, 19:32 WIB
Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun, Serap 1,4 Juta Pekerja
Kamis / 16-07-2026, 19:32 WIB
Israel Akui Hamas Masih Kuat di Gaza, Miliki Skuad Elite Nukhba
Kamis / 16-07-2026, 19:31 WIB
Scaloni: Argentina Tunjukkan Performa Terbaik Saat di Bawah Tekanan
Kamis / 16-07-2026, 19:28 WIB







