Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengakui adanya kesalahan perhitungan gaji pengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Joao menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan tersebut. Ia menyebut kesalahan murni dari pihaknya karena masih menggunakan data manual Excel.

>>> Gagal ke Final, Posisi Tuchel Masih Aman di Timnas Inggris

"Itu kesalahan, itu kesalahan, itu kesalahan murni kesalahan kami, karena kemarin kami masih menggunakan data manual menggunakan Excel, sehingga orang yang bekerja harusnya 10 hari ternyata cuma dihitung 1 hari.

Itu murni kesalahan kami dan kami minta maaf, dan kami lakukan evaluasi," ujar Joao usai acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7).

Ia berharap ke depannya kesalahan serupa dapat segera dilaporkan kepada pihaknya. Dengan demikian, Agrinas Pangan dapat terus mengevaluasi dan memperbaiki sistem.

Joao menjelaskan besaran gaji pengelola tergantung pada keuntungan masing-masing Kopdes Merah Putih. Menurutnya, penyaluran barang subsidi melalui koperasi dapat menambah keuntungan.

"Harusnya pengelolaan itu dari keuntungan dari pengelolaan koperasi tersebut.

Nah, ini sebuah berita besar, sebuah hadiah besar yang diberikan oleh Bapak Presiden tadi malam kepada Koperasi Desa Merah Putih di mana seluruh barang subsidi sekarang wajib didistribusikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," sebut Joao.

>>> Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun, Serap 1,4 Juta Pekerja

Sementara itu, skema gaji manajer masih dalam pembahasan kementerian terkait. Joao mengaku belum mengetahui besaran gaji manajer.

"Untuk manajerialnya kami masih dalam pembahasan dari Kementerian.

Pun kami belum tahu karena itu ada keputusannya nanti harus ada dari Kementerian Keuangan dan dari Kementerian BUMN," pungkasnya.

Permasalahan gaji mencuat setelah 80 persen dari 85 gerai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro, Jawa Timur, tutup serentak pada Jumat (3/7).

Para pengelola kecewa karena gaji yang diterima tidak sesuai janji.

>>> Israel Akui Hamas Masih Kuat di Gaza, Miliki Skuad Elite Nukhba

Kepala Desa Campurejo Edi Susanto menyebut pengelola Kopdes dijanjikan gaji Rp1,2 juta hingga Rp1,4 juta per bulan, namun ada yang hanya menerima Rp76 ribu.