Wamendagri Dorong DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong DPRD di seluruh daerah untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pengawasan harus berorientasi pada capaian hasil, bukan sekadar administratif.
>>> Kebakaran Hutan dan Lahan 28 Hektar di Aceh Selatan Berhasil Dipadamkan
Menurut Wiyagus, pengawasan yang efektif menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Wiyagus dalam Rapat Koordinasi Wilayah Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) se-Pulau Kalimantan Tahun 2026 di Tree Park Hotel, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (16/7).
"DPRD tidak cukup hanya menilai apakah anggaran telah terserap, tetapi DPRD harus menilai apakah anggaran tersebut memberikan hasil," ujar Wiyagus.
Wiyagus menyoroti masih rendahnya realisasi belanja modal pemerintah daerah (Pemda). Hingga Juni 2026, realisasi belanja modal baru mencapai 12,64 persen.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius DPRD melalui fungsi pengawasan agar Pemda segera mempercepat pelaksanaan program pembangunan, khususnya belanja infrastruktur.
Dengan demikian, anggaran tidak hanya tersimpan di kas daerah maupun perbankan.
Ia juga mendorong agar setiap proses pembahasan dan pengawasan anggaran dilakukan secara lebih substantif dengan mengedepankan indikator kinerja yang terukur.
>>> Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Daging Merah Setiap Hari?
Setiap kebijakan anggaran harus mampu menjawab persoalan masyarakat dan memberikan manfaat nyata.
"Setiap pembahasan anggaran harus berani menjawab empat pertanyaan, persoalan apa yang hendak diselesaikan, siapa masyarakat yang akan menerima manfaat, hasil apa yang harus dicapai, dan kapan hasil tersebut dapat dirasakan," tegasnya.
Wiyagus berharap forum koordinasi tersebut menghasilkan langkah-langkah tindak lanjut yang konkret dan terukur, bukan sekadar rekomendasi normatif.
Update Terbaru
Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri
Kamis / 16-07-2026, 21:29 WIB
BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Profil Luke Vickery, Calon Winger Timnas Indonesia Incaran Herdman
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
One Piece Chapter 1189: Spoiler dan Preview Resmi
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Build Stabil One UI 9 untuk Galaxy S26 Muncul di Server Samsung
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Lupakan Aturan 150 Menit: Olahraga Singkat Tiap Hari Bisa Perpanjang Usia
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Sinopsis Doraemon: New Nobita and the Castle of the Undersea Devil
Kamis / 16-07-2026, 21:27 WIB
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
Kamis / 16-07-2026, 21:27 WIB
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
Kamis / 16-07-2026, 21:27 WIB
Harga BBM di SPBU 'Freedom Fuel' Trump Ternyata Tidak Stabil, Sempat Capai Rp70.000 per Galon
Kamis / 16-07-2026, 21:22 WIB







