Para pendukung setia Presiden AS Donald Trump yang bersemangat menyambut jaringan SPBU barunya mungkin harus kecewa.

Saat Gedung Putih mengumumkan jaringan 'Freedom Fuel' pekan lalu, mereka membanggakan harga BBM hanya 3,47 dolar AS per galon — sebagai penghormatan kepada presiden ke-47.

>>> Lokasi Mozzarina di Palworld 1.0: Tempat Menemukan dan Fungsinya

Namun, data dari platform pelacak harga GasBuddy menunjukkan harga di beberapa lokasi mencapai setidaknya 3,57 dolar AS per galon.

Bahkan, sebuah SPBU di New Jersey sempat mencatat harga 3,89 dolar AS pada Rabu lalu, sebelum turun kembali menjadi 3,57 dolar AS.

Beberapa lokasi lain dilaporkan menjual BBM dengan harga setinggi 4,49 dolar AS per galon.

Seorang perwakilan Gedung Putih mengakui bahwa harga Freedom Fuel tidak kebal terhadap fluktuasi pasar dan harga lokal.

"Harga di SPBU akan berfluktuasi — bahkan mungkin turun lebih rendah — tergantung pasar dan lokasi," kata perwakilan tersebut kepada CBS News.

>>> Cara Mendapatkan Bioscanner di Subnautica 2

Para ahli meragukan keberlanjutan proyek ini.

"SPBU yang menjual dengan harga seperti ini tidak akan bertahan lama," ujar Patrick De Haan, kepala analis minyak GasBuddy, kepada Philadelphia Inquirer.

Ia mencatat kenaikan harga minyak mentah setelah Trump kembali memicu ketegangan dengan Iran.

Belum jelas bagaimana Freedom Fuel mensubsidi harga murahnya, dan perusahaan mana yang menjalankan SPBU tersebut juga masih misterius.

>>> Romcom Musim Panas 2026: Dari 100 Girlfriends hingga Drama Saudara Tiri

Beberapa pelanggan mengatakan bahwa SPBU Freedom Fuel hanyalah SPBU yang sudah ada sebelumnya dan diubah mereknya.