Presiden Argentina Javier Milei mengajukan protes resmi kepada Inggris terkait pergerakan kapal perang Inggris di dekat Kepulauan Malvinas.

Pengumuman itu dirilis hanya beberapa jam setelah timnas Argentina mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia, Kamis (16/7).

>>> Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari

Kementerian Luar Negeri Argentina menyatakan "penolakan keras" terhadap pergerakan HMS Medway di dekat Kepulauan Malvinas, yang oleh Inggris disebut Kepulauan Falkland.

Argentina menuduh kapal tersebut melintasi perairan teritorial Argentina tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Nota protes resmi telah disampaikan kepada Kedutaan Besar Inggris di Buenos Aires pada 13 Juli.

Insiden terjadi antara 1-2 Juli ketika HMS Medway berlayar melalui perairan yang diklaim Argentina dalam perjalanan menuju Punta Arenas, Chile.

Nota diplomatik menyebut pelayaran itu telah "meningkatkan ketegangan di Atlantik Selatan" dan merupakan bagian dari pola tindakan sepihak Inggris.

Argentina menilai hal itu tidak sesuai dengan resolusi PBB dan melemahkan upaya penyelesaian damai sengketa kedaulatan.

Pernyataan itu diakhiri dengan penegasan kembali "hak kedaulatan Argentina yang sah dan tak dapat dicabut" atas Kepulauan Malvinas, Georgia del Sur, dan Sandwich del Sur serta wilayah maritim sekitarnya.

>>> KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli

Menteri Luar Negeri Pablo Quirno membagikan pernyataan tersebut di X.

Ia menulis bahwa dalam diplomasi, pekerjaan tidak digembar-gemborkan seperti halnya tujuan, tetapi didorong oleh keyakinan yang sama: kebanggaan menjadi orang Argentina dan pembelaan terus-menerus atas kepentingan mereka.

Beberapa jam setelah kemenangan Argentina atas Inggris, Presiden Milei bersikeras bahwa kemenangan olahraga itu "hanyalah sebuah pertandingan sepak bola."

Ia menegaskan agar kedua hal tidak dicampuradukkan.

"Kepulauan Malvinas akan direbut kembali melalui diplomasi yang bijaksana, bukan melalui pertunjukan patriotisme murahan," kata Milei dalam wawancara dengan Radio Mitre.

Ia menambahkan bahwa Argentina telah membuat kemajuan besar di bidang diplomasi, termasuk membuat PBB mewajibkan Inggris untuk duduk dan berbicara.

>>> Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri

Meski demikian, Milei tetap merayakan "langkah maju yang gemilang" Albiceleste dalam mencapai final Piala Dunia. Ia mengingatkan agar sengketa Malvinas tidak dicampuradukkan dengan pertandingan sepak bola.