Spanduk Malvinas Bikin Argentina Terancam Sanksi FIFA, Investigasi Segera Dilakukan
Timnas Argentina terancam mendapat hukuman dari FIFA setelah aksi kontroversial para pemainnya usai memastikan tiket final Piala Dunia 2026.
Selebrasi kemenangan atas Inggris di semifinal diwarnai pembentangan spanduk yang membawa pesan politik terkait sengketa Kepulauan Falkland atau Malvinas.
>>> Aviora Aesthetic Clinic Buka Klinik Baru di BSD, Perluas Akses Layanan Estetika
Mengutip BBC, FIFA berpotensi melakukan investigasi karena aturan federasi sepak bola dunia melarang penggunaan pesan politik dalam pertandingan maupun kegiatan resmi tim.
Kontroversi itu terjadi setelah Argentina menang dramatis 2-1 atas Inggris di Atlanta, Selasa (14/7/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan tersebut mengantarkan Lionel Messi dan kawan-kawan melaju ke final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Spanyol.
Sesaat setelah peluit akhir berbunyi, para pemain Argentina merayakan keberhasilan mereka dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Las Malvinas son Argentinas' atau 'Kepulauan Falkland adalah milik Argentina'.
Aksi tersebut langsung menjadi sorotan karena membawa isu politik yang selama puluhan tahun menjadi sumber ketegangan antara Argentina dan Inggris.
Bukan kali pertama Argentina melakukan aksi serupa. Pada 2014, para pemain Tim Tango juga pernah membentangkan pesan terkait Malvinas sebelum laga persahabatan melawan Slovenia.
Saat itu, FIFA menjatuhkan denda kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebesar 20 ribu poundsterling atau sekitar Rp486 juta karena dianggap melanggar aturan terkait pesan politik.
Selain spanduk di lapangan, para pemain Argentina juga disebut sempat menyanyikan lagu bernada serupa di ruang ganti setelah kemenangan dramatis atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Situasi tersebut membuat tekanan terhadap FIFA semakin besar. Pemerintah Inggris bahkan meminta badan sepak bola dunia itu mengambil tindakan atas insiden tersebut.
Update Terbaru
Julia Garner dan Mark Foster Berpisah Setelah Enam Tahun Menikah
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pertamina Patra Niaga: Pengguna Pertalite Melonjak 80 Persen
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pansus 18 DPRD Bandung Dorong Penguatan Bank Bandung Lewat Regulasi
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Roy Suryo Dilaporkan Ketum Gibranisti ke Polisi Terkait Gelar S3 di UNJ
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
TNI Tutup Lokasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Nonton Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Rumah Bukan Lagi Tempat Pulang
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Adam Lambert Ungkap Keuntungan Finansial Besar dari Tur Bersama Queen
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kai Trump Beri Kabar Terbaru soal Pemulihan Kanker Payudara Vanessa Trump
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kebakaran Thorn Hanguskan 750 Hektare, Tutup Interstate 8
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Meteorit di New Jersey Bawa Ratusan Asam Amino Luar Angkasa
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Atletico Madrid Sumbang 9 Pemain di Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Barcelona
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
BPH Migas Temukan Anomali QR Code Pembelian BBM Subsidi
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Mensos: Opini WTP dari BPK Momentum Jaga Kepercayaan Rakyat
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Klasemen SEA V Cup usai Indonesia Hajar Kamboja: Kuasai Puncak
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB







