Menteri Negara untuk Bisnis dan Perdagangan Inggris, Peter Kyle, menilai aksi pemain Argentina tidak pantas dilakukan dalam ajang olahraga.

>>> Messi Beberkan Rahasia Spanyol, Pengalaman di Barcelona Jadi Modal Argentina di Final Piala Dunia 2026

'Saya pikir investigasi pasti akan terjadi karena ini merupakan pelanggaran aturan yang sangat jelas tentang tidak adanya aktivitas politik sebagai bagian dari sepak bola,' ujar Kyle kepada BBC Breakfast.

Sengketa Malvinas sendiri menjadi salah satu luka sejarah terbesar dalam hubungan Inggris dan Argentina.

Kedua negara pernah terlibat perang pada 1982 untuk memperebutkan wilayah yang terletak sekitar 300 mil dari pesisir Argentina tersebut.

Konflik selama 74 hari itu menewaskan ratusan tentara dari kedua negara.

Hingga kini, Argentina masih mengklaim Kepulauan Falkland sebagai bagian dari wilayahnya, sementara Inggris mempertahankan kendali atas kawasan tersebut.

Menariknya, pelatih Argentina Lionel Scaloni sebelumnya sudah meminta agar isu politik tidak dicampurkan dengan sepak bola jelang laga kontra Inggris.

Scaloni menegaskan duel semifinal harus tetap dilihat sebagai pertandingan olahraga dan meminta semua pihak menghormati sejarah tanpa membawa konflik politik ke lapangan.

'Ini adalah pertandingan sepak bola. Saya tidak bisa mencampurkan segalanya, terutama untuk menghormati apa yang terjadi bertahun-tahun lalu,' kata Scaloni.

Kini Argentina tetap bersiap menghadapi Spanyol di final Piala Dunia 2026.

>>> Realme dan OnePlus Beralih ke ColorOS 17, Tinggalkan Realme UI dan OxygenOS

Namun, di luar persiapan menuju perebutan gelar, bayang-bayang investigasi FIFA atas aksi Malvinas masih menjadi persoalan yang harus mereka hadapi.