Volvo Bisa Jadikan Pabrik Belgia sebagai Pintu Belakang Tarif untuk China
Pemerintah Belgia memberikan dana hingga $136,4 juta (€119 juta) kepada Volvo untuk mendukung pabrik mereka di Ghent.
Dana tersebut akan digunakan untuk inisiatif industri, inovasi, dan ekologi.
>>> Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Volvo mengisyaratkan bahwa fasilitas itu bisa digunakan untuk perakitan kontrak merek lain.
Produsen mobil Eropa saat ini memiliki kelebihan kapasitas produksi yang besar.
Hal ini mendorong beberapa perusahaan untuk menjajaki kemitraan dengan perusahaan China yang ingin membangun kendaraan di benua tersebut.
Stellantis dan Dongfeng memulai langkah ini, sementara Nissan dan Chery sedang mendiskusikan perakitan kontrak di Inggris.
Kini, Volvo tampaknya akan mengikuti jejak tersebut.
Dalam sebuah pernyataan singkat, Volvo mengumumkan telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan pemerintah federal Belgia dan pemerintah regional Flanders.
Tujuannya adalah untuk memperkuat daya saing jangka panjang pabrik Ghent.
Kesepakatan tersebut mencakup dana pemerintah hingga €119 juta ($136,4 juta) untuk inisiatif industri, inovasi, dan ekologi, serta program pembiayaan dan langkah-langkah lainnya.
>>> Honda Buka Brankas Pribadi, 19 Mobil Klasik Dilelang untuk Amal
Volvo mengatakan dana itu akan membantu mengamankan utilisasi pabrik di masa depan dan mendukung kelanjutan aktivitas manufaktur.
Selain membuka jalan bagi kelanjutan produksi Volvo di Belgia, pabrikan itu mengisyaratkan langkah ini bisa menciptakan peluang bagi fasilitas tersebut untuk digunakan dalam perakitan kontrak mobil merek lain.
Volvo menyebut ini sebagai situasi saling menguntungkan, karena akan meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus berkontribusi pada aktivitas industri di kawasan tersebut.
Volvo tidak menyebutkan kendaraan lain apa yang bisa diproduksi di fasilitas itu, tetapi perusahaan tersebut dimiliki oleh Geely.
Selain merek Volvo, Geely juga memiliki Polestar, Zeekr, dan Lynk & Co, antara lain.
Bagi merek China, produksi di Ghent akan menarik karena memungkinkan mereka menghindari tarif tinggi Uni Eropa.
Saat ini, pabrik tersebut memproduksi berbagai model, termasuk EX30, XC40, EX40, EC40, dan V60.
>>> Pengendara Motor Kabur 130 mph dari CHP, Lupa Lihat ke Atas
Volvo mengatakan pabrik itu dibuka pada tahun 1965 dan mempekerjakan sekitar 6.300 orang.
Update Terbaru
Pemerintah NSW Tetapkan Proyek Five Dock Rp25 Triliun sebagai State Significant Development
Kamis / 16-07-2026, 22:33 WIB
Pupuk Kaltim Percepat Transformasi Green and Smart Port untuk Efisiensi Logistik Pangan
Kamis / 16-07-2026, 22:32 WIB
Josua Pardede: Relaksasi SLIK Rp1 Juta Harus Dibarengi Manajemen Risiko
Kamis / 16-07-2026, 22:32 WIB
Ford Luncurkan Everest Platinum dan Ranger V6, Tenaga 250 PS
Kamis / 16-07-2026, 22:32 WIB
Gaya Giorgio Antonio Berbatik saat Klarifikasi Hubungan dengan Sarwendah
Kamis / 16-07-2026, 22:32 WIB
San dan Wooyoung ATEEZ Akhirnya Bantah Rumor Kencan
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Messi Puji Spanyol: Mereka Mainkan Sepak Bola Indah
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Satgas PRR Kawal Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Presiden Argentina Protes Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri
Kamis / 16-07-2026, 21:29 WIB
BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB







