BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,4 triliun pada semester I 2026.
Angka ini naik 40,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
>>> Profil Luke Vickery, Calon Winger Timnas Indonesia Incaran Herdman
Direktur Utama BTN Nixon L. P.
Napitupulu mengungkapkan bahwa kenaikan laba tidak bergantung pada pertumbuhan bunga kredit. Sebaliknya, hasil ini diperoleh dari efisiensi operasional, digitalisasi, dan penurunan biaya dana (cost of fund).
"Kalau ditanya kenapa labanya naik, bunganya naik ya?
Enggak, cost of fund-nya yang turun," ujar Nixon dalam paparan kinerja BTN per Juni 2026, Kamis (16/7).
Ia menjelaskan bahwa pendapatan bunga yang turun berhasil ditutupi oleh penurunan biaya bunga yang lebih dalam. Alhasil, laba bersih perseroan berhasil meningkat.
"Jadi kita hidup bukan dari naikin nasabah kredit, tapi kita hidup melalui efisiensi proses, digitalisasi, dan penggunaan teknologi yang membuat cara kerja kami jauh lebih efisien," katanya.
Selain laba, BTN mencatat kredit konsolidasi tumbuh 11,2 persen menjadi Rp418,11 triliun hingga akhir Juni 2026.
Total aset meningkat 12,4 persen menjadi Rp545 triliun, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) naik 6,6 persen menjadi Rp433 triliun.
Di sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (NPL) gross turun menjadi 2,99 persen dari sebelumnya di atas 3 persen.
Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 18,6 persen, sementara rasio kecukupan modal (CAR) naik menjadi 20 persen.
>>> One Piece Chapter 1189: Spoiler dan Preview Resmi
Nixon mengatakan perbaikan kualitas kredit tersebut turut didukung pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses persetujuan kredit pemilikan rumah (KPR).
"Kualitas akuisisinya jauh lebih baik hari ini. Kita bisa lihat leading indicator satu tahun, dua tahun itu angkanya turun terus.
Update Terbaru
San dan Wooyoung ATEEZ Akhirnya Bantah Rumor Kencan
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Volvo Bisa Jadikan Pabrik Belgia sebagai Pintu Belakang Tarif untuk China
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Messi Puji Spanyol: Mereka Mainkan Sepak Bola Indah
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Satgas PRR Kawal Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Presiden Argentina Protes Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri
Kamis / 16-07-2026, 21:29 WIB
Profil Luke Vickery, Calon Winger Timnas Indonesia Incaran Herdman
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
One Piece Chapter 1189: Spoiler dan Preview Resmi
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Build Stabil One UI 9 untuk Galaxy S26 Muncul di Server Samsung
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Lupakan Aturan 150 Menit: Olahraga Singkat Tiap Hari Bisa Perpanjang Usia
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB







