Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengubah strategi pemberantasan judi online. Pendekatan baru ini tidak hanya memblokir situs, tetapi membongkar seluruh ekosistem yang menopang operasinya.

Transformasi tersebut diumumkan Kemkomdigi dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, industri perbankan, dan aparat penegak hukum.

>>> Apakah HP Harus Dicas Sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat

Fokusnya adalah memutus aliran dana, mengidentifikasi pelaku, dan memperkuat pengawasan infrastruktur digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemberantasan judi online tidak bisa hanya mengandalkan pemblokiran situs.

"Pemberantasan judi online harus dilakukan menyeluruh, tidak cukup atau tidak boleh berhenti hanya kepada pemutusan akses situs saja, tapi keseluruhan ekosistemnya," ujarnya dalam OJK Banking Forum 2026, Rabu (15/7/2026).

Menurut Meutya, jaringan judi online saat ini memanfaatkan teknologi digital secara terintegrasi. Mulai dari situs web, rekening penampung, sistem pembayaran elektronik, hingga identitas digital untuk menyamarkan aktivitas ilegal.

Kolaborasi ini diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Undang-undang tersebut mengamanatkan pembentukan satuan tugas lintas kementerian dan lembaga dalam pemberantasan judi online.

>>> Google Gemini Tumbuh Dua Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Hasilkan 9 Juta Gambar AI per Hari

Teknologi Perbankan Jadi Garda Depan

Dalam strategi baru ini, sektor perbankan menjadi titik krusial untuk memutus rantai operasional judi online.

Rekening penampung dinilai sebagai tulang punggung transaksi yang memungkinkan aktivitas ilegal terus berjalan meski situs telah diblokir.

Penguatan tata kelola teknologi informasi perbankan dan penerapan sistem deteksi transaksi mencurigakan menjadi bagian penting dalam strategi nasional.

"Pemutusan akses situs harus dibarengi dengan mengamputasi 'leher' ekosistem judi online, yaitu rekening-rekening penampung," tegas Meutya.

Sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026, Kemkomdigi mencatat telah menindak sekitar 3,7 juta situs dan konten bermuatan judi online.

>>> Daftar Acara Trans TV Kamis, 16 Juli 2026 ada Film Bioskop Quantum of Solace dan P Storm, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar serta Link Streaming

Ribuan rekening mencurigakan juga telah ditutup.