Kuliah umum Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7), berlangsung dramatis.

Acara tersebut diwarnai aksi protes dari dua mahasiswa yang menyoroti persoalan lahan di Papua.

>>> Kuntadi Diusulkan Jadi Jampidsus Gantikan Febrie

Menanggapi interupsi itu, Amran justru mengajak kedua mahasiswa naik ke atas panggung. Ia ingin berdiskusi langsung dan menanyakan persoalan yang mereka suarakan.

Namun, ajakan tersebut awalnya ditolak oleh kedua mahasiswa. Penolakan itu pun disambut sorakan dari sebagian peserta kuliah umum lainnya.

Menjelang akhir acara, kedua mahasiswa kembali memasuki auditorium. Kali ini mereka memenuhi ajakan Amran untuk naik ke atas panggung.

>>> Membangun Prestasi dari Papua: Ketika Pembinaan Atlet Mulai dari Akses

Di hadapan peserta, salah satu mahasiswa menyampaikan permohonan maaf atas aksi orasi yang dilakukan saat acara berlangsung.

Meski demikian, ia tetap menyampaikan sejumlah pertanyaan dan pandangan terkait ketimpangan yang dihadapi petani, termasuk persoalan lahan di Papua.

>>> Cara Hapus File Besar WA di HP Android dan iPhone

Amran kemudian menanggapi pertanyaan tersebut dalam sesi dialog yang berlangsung sebelum acara ditutup. Kuliah umum pun berakhir dengan diskusi yang lebih terbuka.