Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik keputusan Standard & Poor's (S&P) Global Ratings yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level BBB dengan Outlook Stabil.

Keputusan ini dinilai mencerminkan ketahanan fundamental ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

>>> TUKS Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Pelabuhan Terbaik Nasional

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, keputusan S&P memperlihatkan bahwa perekonomian Indonesia masih mampu menunjukkan daya tahan yang kuat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Menurut Friderica, rating BBB dengan outlook stabil menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan investor.

>>> Riset Indonesia Unggul di Kesehatan dan Teknologi, Lemah di Isu Ketimpangan dan Gender

Hal ini juga menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh meskipun ada dinamika global.

OJK berkomitmen untuk terus memperkuat sektor jasa keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan mempercepat reformasi struktural.

>>> Indonesia Perkuat Pasokan dan Distribusi untuk Kendalikan Inflasi

Dengan dipertahankannya rating ini, Indonesia diharapkan tetap menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan Asia Tenggara.