Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bakal ada bank umum syariah (BUS) baru di Indonesia. Saat ini, proses pembentukannya masih dalam tahap pembahasan oleh pihak terkait.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pembentukan bank syariah baru tersebut masih dikaji. Ia belum bisa mengungkap identitas entitas yang akan terlibat.

>>> Trump Usul Kerja Sama Dagang Gantikan Pungutan di Selat Hormuz

"Sekarang juga masih sedang ada pembicaraan, tentu yang terkait dengan bank syariah lain ya.

Saya belum bisa disclose karena ada beberapa rencana yang memang dirasa sedang mereka pelajari dulu," ujar Dian di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Selasa (14/7).

Dian menjelaskan pembentukan BUS baru itu tengah dikaji melalui mekanisme spin-off atau pemisahan unit usaha syariah menjadi entitas bank tersendiri.

Meski demikian, ia belum dapat memastikan kapan bank syariah tersebut akan resmi berdiri. "Ya sekarang masih sedang work out, ya.

>>> Thomas Tuchel Anggap Wajar Beda Pendapat dengan Jude Bellingham

Tentu saja setelah Bank Syariah Nasional berdiri, itu sudah satu hal ya," ujarnya.

OJK sebelumnya menargetkan terbentuk satu BUS baru melalui proses spin-off pada tahun ini.

Langkah tersebut ditempuh untuk memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional, khususnya di kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2.

Saat ini, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) merupakan satu-satunya bank syariah yang berada di kelompok KBMI 3.

>>> Aktivitas MAN 3 Padang Kembali Normal Pascaledakan Bom

Sementara di kelompok KBMI 2 terdapat PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan PT Bank BTPN Syariah Tbk.