Aktivitas di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, kembali normal pada Rabu (15/7) setelah insiden ledakan bom rakitan pada Selasa (14/7).

Pantauan di lapangan menunjukkan siswa baru dan lama berbaur dalam program Masa Taaruf Murid Madrasah (Mata Muda).

>>> Pre-order Galaxy Z Flip 8 dan Z Fold 8 Mungkin Tak Dapat Upgrade Penyimpanan Gratis

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino, memberikan ceramah pembekalan. Rombongan dari Kantor Kemenag Padang juga hadir.

Sejumlah petugas keamanan tampak berjaga di luar gedung sekolah.

Kepala MAN 3 Padang, Marliza, mengatakan aktivitas berjalan normal. "Tadi anak-anak masuk seperti biasa.

Ada yang sudah hadir sejak 06.30 WIB karena hafalan Alquran. 06.45 sudah hadir semuanya.

Lalu kita kumpulkan mereka untuk mulai kegiatan apel pagi," ujarnya.

Marliza menerangkan apel pagi dan kegiatan menyenangkan dilakukan untuk mengobati trauma siswa.

"Kami memberikan edukasi dan menanyai kondisi anak-anak. Alhamdulillah, mereka melaksanakan senam dengan senang tanpa kekhawatiran," jelasnya.

Marliza mengaku tidak mengetahui adanya laporan perundungan yang memicu insiden tersebut. "Sepanjang kami tahu, tidak ada dia pernah melapor.

>>> Macron Beri Komentar Usai Prancis Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Kawan-kawannya juga tidak melaporkan," katanya.

Penjelasan Kanwil Kemenag

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, memastikan kondisi MAN 3 kondusif dan kegiatan belajar berjalan normal.

Mustafa bersama Kabid Pendidikan Madrasah Tangusli meninjau langsung madrasah. "Kami turun ke lokasi untuk memastikan kondisi.

Alhamdulillah, situasi tetap kondusif," ujarnya.

Proses penanganan ledakan telah diserahkan kepada Polda Sumbar. Kanwil Kemenag Sumbar menghormati penyelidikan dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan bijak menerima informasi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum pasti kebenarannya.

"Yang terpenting saat ini mengembalikan suasana belajar kondusif melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi baik antara madrasah, orang tua, dan aparat," tutur Mustafa.

>>> Tanda Penyakit Ginjal dari Gatal-Gatal di Kulit, Ini Penjelasannya

Ledakan keras terjadi di MAN 3 Padang pada Selasa (14/7) siang akibat bom rakitan yang diduga dibawa dan dipasang salah satu siswa.