Samsung dijadwalkan meluncurkan Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada 22 Juli 2026.

Pre-order kemungkinan dibuka di hari yang sama.

>>> Macron Beri Komentar Usai Prancis Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Namun, calon pembeli mungkin tidak mendapatkan benefit pre-order seperti sebelumnya, yaitu upgrade penyimpanan gratis.

Laporan Chosun Biz menyebut Samsung mengurangi program "Free Double Storage" untuk seri Galaxy Z terbaru.

Penyebabnya adalah kenaikan harga chip memori yang signifikan. Alih-alih gratis, Samsung hanya akan menanggung setengah biaya upgrade penyimpanan.

Artinya, jika ingin beralih dari model 256GB ke 512GB, konsumen harus membayar 50% dari selisih harga kedua varian tersebut.

Harga Lebih Mahal dan Benefit Berkurang

Selain benefit pre-order yang berkurang, harga ponsel lipat anyar Samsung juga diperkirakan naik. Galaxy Z Flip 8 dan Z Fold 8 Ultra disebut lebih mahal dibanding pendahulunya.

Samsung mulai menawarkan upgrade penyimpanan gratis sejak seri Galaxy S23. Kebijakan ini berlanjut untuk semua perangkat Galaxy S dan Z hingga saat ini.

>>> Tanda Penyakit Ginjal dari Gatal-Gatal di Kulit, Ini Penjelasannya

Sebagai gambaran, selisih harga Galaxy S26 Ultra varian 256GB dan 512GB di Korea mencapai KRW 253.000 (sekitar $170).

Di AS, selisihnya sekitar $200.

Dengan kebijakan baru, konsumen mungkin harus membayar sekitar $100 untuk upgrade ke 512GB pada Galaxy Z Flip 8, Z Fold 8, atau Z Fold 8 Ultra.

Samsung Electronics mencatat laba rekor pada kuartal kedua tahun ini, namun sebagian besar berasal dari divisi chip memori.

Divisi ponsel justru mengalami penurunan laba akibat harga chip dan komponen yang lebih tinggi.

>>> OpenAI Dikabarkan Siapkan Perangkat Pertama Berupa Speaker Tanpa Layar

Bahkan, divisi MX Samsung dikabarkan berpotensi mencatat kerugian operasional pada kuartal ketiga 2026 untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.