Menkop: Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Bergantung Pendapatan Usaha
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa gaji pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan bergantung pada pendapatan usaha masing-masing koperasi.
Pemerintah saat ini masih mengkaji skema pengupahan khusus untuk posisi manajer. "Yang sedang kita kaji soal gaji manajernya.
>>> GAS BACA SEKARANG! Lookism Chapter 616 617 Sub INdo dan Spoiler Terbaru
Kalau yang pegawainya diharapkan nanti bisa dari pendapatan usahanya," kata Ferry di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/7).
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menambahkan, mekanisme pengupahan pegawai di luar manajer akan disesuaikan dengan beban kerja dan kemampuan masing-masing koperasi.
"Yang sudah pakem yang nanti akan diatur yang manajer. Tapi kalau yang di bawahnya manajer itu tentu akan dikelolakan sesuai dengan beban kerja," ujar Farida.
Farida menjelaskan bahwa operasional Kopdes Merah Putih saat ini dikelola oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, termasuk pengaturan teknis penggajian.
Meski demikian, Kementerian Koperasi tetap melakukan pemantauan dan pengawasan.
>>> Google dan Epic Tarik Kesepakatan, Buka Play Store untuk Pesaing
Pernyataan ini muncul setelah beredarnya keluhan pengelola Kopdes Merah Putih di media sosial terkait sistem pengupahan.
Kepala Desa Campurejo, Bojonegoro, Edi Susanto mengaku menerima aduan dari pengelola setempat yang semula dijanjikan gaji Rp1,2 juta hingga Rp1,4 juta per bulan, namun hanya menerima sekitar Rp76 ribu.
Keluhan tersebut disebut menjadi salah satu penyebab sekitar 80 persen dari 85 gerai Kopdes Merah Putih di Kabupaten Bojonegoro menghentikan sementara operasionalnya pada 3 Juli lalu.
Menanggapi polemik, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota memastikan pihaknya tengah mengevaluasi sistem penggajian dan operasional.
"Kesejahteraan para personel adalah prioritas yang tidak pernah kami kompromikan," ujarnya melalui Instagram, Kamis (10/7).
>>> Penerima Bansos Didorong Jadi Anggota dan Pelaku Usaha KDMP
Ia mengatakan evaluasi dilakukan terhadap seluruh sistem yang berjalan selama sepekan terakhir. Agrinas akan menindaklanjuti setiap ketidaksesuaian data setelah proses verifikasi selesai.
Update Terbaru
Adam Lambert Ungkap Keuntungan Finansial Besar dari Tur Bersama Queen
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kai Trump Beri Kabar Terbaru soal Pemulihan Kanker Payudara Vanessa Trump
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kebakaran Thorn Hanguskan 750 Hektare, Tutup Interstate 8
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Meteorit di New Jersey Bawa Ratusan Asam Amino Luar Angkasa
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Atletico Madrid Sumbang 9 Pemain di Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Barcelona
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
BPH Migas Temukan Anomali QR Code Pembelian BBM Subsidi
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Mensos: Opini WTP dari BPK Momentum Jaga Kepercayaan Rakyat
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Klasemen SEA V Cup usai Indonesia Hajar Kamboja: Kuasai Puncak
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB
Bobby Rizaldi Usai Diperiksa KPK: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB
Bos BTN: Penarikan Dana SAL Picu Bank Berebut Likuiditas
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB
JETE Festive 2026: Kolaborasi Teknologi dan Komunitas Kreatif di Surabaya
Kamis / 16-07-2026, 20:50 WIB
Bos INPEX: Proyek LNG Masela Sumbang US$137,7 Miliar ke RI
Kamis / 16-07-2026, 20:50 WIB
Bahlil: Pupuk Indonesia Bangun Pabrik di Saumlaki, Manfaatkan Gas Masela
Kamis / 16-07-2026, 20:49 WIB
Openai Luncurkan Codex Micro, Keypad Pintar untuk Kontrol Agen AI
Kamis / 16-07-2026, 20:49 WIB







