Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono angkat bicara terkait kabar pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Ferry menegaskan pengadaan itu bukan dilakukan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop).

>>> Bima Arya Tekankan Pentingnya Ruang Berbagi bagi Kepala Daerah

"Kemudian juga soal kipas angin ini saya enggak tahu.

Ini kan pengadaannya bukan di kami, Pak," ujar Ferry dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/7).

Ia mencontohkan apabila kipas angin yang dimaksud merupakan tipe tertentu, seperti Imatsu MDF, harganya bisa mencapai belasan juta rupiah per unit.

"Rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di Shopee ini Rp11.464.000.

Tapi itu saya enggak tahu persis," ujarnya.

DPR Minta Kejelasan

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam sebelumnya mempertanyakan kebenaran kabar pengadaan tersebut. Menurut Mufti, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pemerintah.

"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp1,8 triliun.

>>> Freeport Percepat Transisi Energi, Targetkan Emisi Turun 30% pada 2030

Lalu dari isu ini kami mencari informasi, tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini," ujar Mufti dalam rapat.

Ia menilai anggaran yang beredar tidak sejalan dengan harga kipas angin di pasaran.

Berdasarkan penelusurannya di platform e-commerce, kipas angin berdiri dari merek ternama dijual sekitar Rp300 ribu hingga Rp338 ribu per unit.