OnePlus Hentikan Penjualan Ponsel di AS dan Eropa
OnePlus secara resmi mengumumkan akan menghentikan penjualan produk baru di Amerika Utara dan Eropa.
Keputusan ini diumumkan oleh Oppo, yang telah berbagi riset, pengembangan, perangkat lunak, dan aspek bisnis lainnya dengan OnePlus sejak kemitraan ganda merek pada 2022.
>>> Pelabuhan Patimban Resmi Layani Rute Peti Kemas Internasional
Kedua perusahaan sebelumnya merupakan bagian dari BBK Electronics, bersama Realme, Vivo, dan iQoo.
Alasan Strategis
Oppo menyebut langkah ini sebagai 'keputusan strategis untuk memfokuskan upaya kami' dan tidak diambil dengan ringan.
Oppo menegaskan bahwa ini bukan instruksi dari Oppo maupun keputusan sepihak OnePlus.
Perusahaan merangkum fokus strategisnya dengan pernyataan: 'merek yang tepat melakukan hal yang tepat di pasar yang tepat.'
>>> Indonesia Lihat Peluang Dagang Baru dari Dorongan Ketahanan Pangan Arab Saudi
Dampak bagi Pemilik OnePlus
Oppo menjamin hak dan komitmen layanan pelanggan tidak berubah.
Dukungan purna jual, garansi, dan pembaruan perangkat lunak tetap dijamin penuh.
OnePlus 15 dan OnePlus 15R yang dirilis akhir 2025 akan menjadi perangkat terakhir yang dijual baru di AS.
Untuk kawasan lain, Oppo menyatakan Realme akan fokus di pasar luar negeri dan tidak lagi meluncurkan produk baru di China, sementara peta jalan OnePlus di China tetap tidak berubah.
>>> Persebaya Luncurkan Jersey Pre Season 2026 untuk Kenang Legenda Eri Irianto
Oppo juga mengonfirmasi tidak memiliki rencana produk untuk Amerika Utara, meskipun terus mengevaluasi peluang baru di seluruh dunia.
Update Terbaru
Bahlil: 60% Gas Masela untuk Domestik, Pupuk hingga PLN Kebagian
Kamis / 16-07-2026, 17:49 WIB
Menkop Tegaskan Keberlanjutan Jadi Faktor Penting bagi Koperasi
Kamis / 16-07-2026, 17:49 WIB
Wayne Rooney Sebut Pertaruhan Thomas Tuchel Jadi Biang Keladi Kekalahan Inggris
Kamis / 16-07-2026, 17:49 WIB
Pelindo Siap Jadi Mitra Strategis Arab Saudi untuk Perkuat Konektivitas Perdagangan
Kamis / 16-07-2026, 17:49 WIB
Meghan Markle Jadi Juri Tamu MasterChef Australia, Picu Ancaman Boikot
Kamis / 16-07-2026, 17:47 WIB
7 Rekomendasi Parfum Cewek Brand Lokal Tahan Lama 24 Jam
Kamis / 16-07-2026, 17:47 WIB
13 Juta Orang Teken Petisi 'Argentina Out' Jelang Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 17:47 WIB
Perjalanan Arkana dari Diangkat Hingga Resmi Jadi Anak Ridwan Kamil
Kamis / 16-07-2026, 17:42 WIB
Messi Dedikasikan Kemenangan atas Inggris untuk Maradona
Kamis / 16-07-2026, 17:41 WIB
Prabowo saat Groundbreaking Blok Masela: Investor Harus Untung
Kamis / 16-07-2026, 17:41 WIB
Jackpot Powerball Melonjak ke $526 Juta Setelah Tidak Ada Pemenang Rabu
Kamis / 16-07-2026, 17:37 WIB
Pertamina Patra Niaga Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM di Medan
Kamis / 16-07-2026, 17:36 WIB
Wamendagri: Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Jadi Prioritas
Kamis / 16-07-2026, 17:36 WIB
JD Vance Bela Petarung UFC yang Hina Michelle Obama
Kamis / 16-07-2026, 17:36 WIB







