Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance membela petarung UFC Josh Hokit yang menuai kontroversi akibat pernyataan ofensif tentang mantan Ibu Negara Michelle Obama.

Dalam siniar "The Joe Rogan Experience" pada Rabu, 15 Juli 2026, Vance menilai kemarahan publik terhadap Hokit tidak proporsional.

>>> Will Grier Pensiun dari NFL Sebelum Kamp Pelatihan

Hokit, 28 tahun, memicu kontroversi nasional setelah kemenangannya atas Derrick Lewis di UFC Freedom 250 di Halaman Selatan Gedung Putih pada 14 Juni.

Ia berteriak ke mikrofon bahwa Michelle Obama adalah seorang pria. Pernyataan itu langsung menjadi sorotan.

Vance: Reaksi Berlebihan

Vance mengaku terbiasa dengan pernyataan ekstrem karena bekerja di politik. "Orang-orang mengatakan hal gila sepanjang waktu," ujarnya.

Pembawa acara Joe Rogan menekankan bahwa lokasi acara—Gedung Putih—membuat komentar tersebut tidak pantas. "Bukan hal terbaik untuk dikatakan di Gedung Putih," kata Rogan.

Vance setuju, tetapi tetap menyebut reaksi publik dan media berlebihan. Ia heran tim komunikasinya menyiapkan pertanyaan soal ini untuk acara "The View".

Vance mengkritik industri yang dibangun di atas kemarahan publik, membandingkannya dengan reaksi terhadap komedian Tony Hinchcliffe pada 2024.

>>> Pemain Fortnite Alami Gangguan Koneksi dan Crash Saat Peluncuran

Menurutnya, masyarakat seharusnya mengabaikan lelucon yang tidak lucu, bukan membuat kontroversi besar. "Seluruh industri kemarahan ini merugikan negara," tambahnya.

Komentar Hokit dan Reaksi

Dalam pidato usai pertarungan, Hokit berterima kasih kepada Presiden Donald Trump lalu melontarkan pernyataan kontroversial. "Michelle Obama adalah seorang pria, benar kan, Amerika?"

katanya.

Pernyataan itu menuai kritik dari tokoh politik dan eksekutif olahraga, meskipun pemerintahan Trump tidak mengeluarkan kecaman resmi.

Akun Partai Demokrat di X menulis, "Michelle Obama hidup gratis di kepala mereka." Hokit kemudian mencoba mengklarifikasi bahwa ia bermaksud memuji etos kerjanya.

>>> DPD RI: RUU Daerah Kepulauan Solusi Pembangunan Daerah Kepulauan

Presiden UFC Dana White menyebut pernyataan Hokit keji, palsu, dan tidak masuk akal. Kantor mantan Ibu Negara tidak memberikan tanggapan publik.