DPD RI: RUU Daerah Kepulauan Solusi Pembangunan Daerah Kepulauan
Ketua Tim Kerja RUU Daerah Kepulauan DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menegaskan bahwa RUU Daerah Kepulauan bukan untuk memberikan keistimewaan, melainkan kebijakan afirmatif agar daerah kepulauan mendapat kesempatan setara dalam pembangunan.
Regulasi ini diharapkan memperkuat tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, konektivitas, pengelolaan potensi daerah, dan skema pendanaan sesuai karakteristik wilayah kepulauan.
>>> Trump Mulai Terima Opsi Perluas Serangan ke Iran, Targetkan Gunung Nuklir dan Pulau Kharg
Sekitar 28,5 juta jiwa tinggal di sepuluh provinsi kepulauan, dan 3,7 juta di antaranya masih hidup dalam kemiskinan.
"Sudah saatnya kita mengubah potensi strategis daerah kepulauan menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," kata Andi Sofyan dalam keterangan resmi.
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, namun masyarakat di pulau kecil, terluar, dan wilayah kepulauan masih menghadapi ketimpangan pembangunan.
Keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, konektivitas, kapasitas fiskal, dan pemanfaatan potensi kelautan menjadi hambatan kesejahteraan.
DPD RI memperjuangkan RUU Daerah Kepulauan sebagai pijakan baru pembangunan nasional yang lebih adil dan sesuai karakter geografis Indonesia.
Perjuangan ini memasuki babak penting setelah resmi dibahas bersama DPR RI.
Tim Kerja RUU Daerah Kepulauan DPD RI mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Panitia Khusus DPR RI bersama Kemendagri, Kemenhan, KKP, dan Kemlu.
Pembahasan lintas kementerian bertujuan memperkuat substansi RUU agar menjawab persoalan pembangunan daerah kepulauan secara menyeluruh, termasuk tata kelola, keadilan fiskal, pengelolaan potensi kelautan, dan pertahanan kedaulatan.
Andi Sofyan mengatakan RUU ini mengoreksi paradigma pembangunan yang selama ini berorientasi daratan, padahal Indonesia diakui sebagai negara kepulauan.
>>> Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, Sejumlah Korban Dievakuasi
Update Terbaru
Diinterupsi Orasi Papua di Kuliah Umum USU, Andi Amran Sulaiman Malah Ajak Mahasiswa Dialog: Kalian Harapan Bangsa
Kamis / 16-07-2026, 19:02 WIB
5 Game Penghasil Uang Terbukti Membayar 2026, Saldo Dana Bisa Cair
Kamis / 16-07-2026, 18:56 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,1% ke Level 6.108, Ada 385 Saham yang Naik
Kamis / 16-07-2026, 18:56 WIB
Sempat Memanas di Semifinal Piala Dunia 2026! Ini Penjelasan Lengkap Jude Bellingham Soal Adu Mulut dengan Lionel Messi
Kamis / 16-07-2026, 18:55 WIB
5 Inovasi Saraf Bionik 2026 yang Bantu Otak Proses Suara Nyata
Kamis / 16-07-2026, 18:52 WIB
Belasan Teman Seangkatan Jokowi di UGM Siap Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa
Kamis / 16-07-2026, 18:52 WIB
DBS Rekomendasikan Tambah Porsi Emas dan Saham Asia, Ini Alasannya
Kamis / 16-07-2026, 18:51 WIB
Profil Rhmt Dimas Tersangka Pembunuhan Ojol di Tangerang: Umur, Agama dan IG
Kamis / 16-07-2026, 18:51 WIB
Siapa Rhmt Dimas? Pembunuh Ojol di Tangerang yang Tertangkap di Jakarta Utara
Kamis / 16-07-2026, 18:50 WIB
Bahlil Pastikan Masyarakat Tanimbar Jadi Prioritas Utama Tenaga Kerja Proyek LNG Masela
Kamis / 16-07-2026, 18:50 WIB
Nubia Pamer Ponsel AI Agent Pertama di Dunia Jelang Peluncuran
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB







