PT Bank DBS Indonesia merekomendasikan investor untuk menambah porsi investasi pada emas dan saham Asia di luar Jepang.

Rekomendasi ini disampaikan dalam forum DBS Insights Forum 2026: A New Lens on a Multipolar World.

>>> Profil Rhmt Dimas Tersangka Pembunuhan Ojol di Tangerang: Umur, Agama dan IG

Dalam forum tersebut, DBS memaparkan pandangan Chief Investment Office (CIO) untuk kuartal III 2026.

Investor disarankan meningkatkan eksposur pada saham Asia di luar Jepang, obligasi korporasi negara maju, emas, aset swasta, dan hedge funds.

Sementara itu, posisi investasi pada saham global, Amerika Serikat, Jepang, serta obligasi pemerintah negara maju dipertahankan netral.

Sebaliknya, eksposur terhadap saham Eropa, obligasi pasar berkembang, dan kas direkomendasikan untuk dikurangi.

Emas Masih Menarik sebagai Safe Haven

DBS menilai emas masih menjadi instrumen menarik untuk diversifikasi dan lindung nilai. Hal ini didukung prospek jangka panjang di tengah risiko geopolitik, tekanan inflasi, dan tren dedolarisasi global.

Head of Investment & Insurance Product PT Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo, mengatakan emas masih berpotensi naik karena perannya sebagai safe haven.

>>> Siapa Rhmt Dimas? Pembunuh Ojol di Tangerang yang Tertangkap di Jakarta Utara

"Ketika perang sudah reda, fungsi emas sebagai safe haven akan kembali muncul," ujarnya dalam acara Media Briefing DBS Insights Forum 2026, Rabu (15/7/2026).

Selain rekomendasi investasi, DBS juga memperkenalkan evolusi layanan DBS Treasures Private Client.

Layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan wealth management yang lebih personal bagi nasabah High Net Worth Individuals (HNWI).

Sepanjang semester I 2026, layanan tersebut mencatat pertumbuhan Total Assets Under Management (AUM) sebesar 13% secara tahunan.

Investment Fee Income meningkat 65%, Total Income tumbuh 34%, dan Net Profit After Tax (NPAT) naik 24%.

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan forum tersebut dirancang untuk membantu nasabah memahami perubahan ekonomi dan geopolitik.

>>> Bahlil Pastikan Masyarakat Tanimbar Jadi Prioritas Utama Tenaga Kerja Proyek LNG Masela

"DBS Insights Forum 2026 memberikan panduan dan praktik terbaik dalam mengembangkan kekayaan dan perencanaan suksesi keluarga yang berkelanjutan," katanya.