Bahlil Peringatkan KKN di Proyek LNG Masela Rp390 Triliun
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan peringatan keras kepada pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha terkait Proyek LNG Abadi Masela.
Ia menegaskan proyek strategis nasional senilai sekitar US$20,95 miliar atau setara hampir Rp390 triliun itu tidak boleh diwarnai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) maupun kepentingan pihak tertentu.
>>> Spanduk Malvinas Bikin Argentina Terancam Sanksi FIFA, Investigasi Segera Dilakukan
"Saya mohon kepada gubernur, bupati, tokoh masyarakat, Pangdam, Kapolda, Danrem, Danlanud, Danlanal, tolong kita jaga investasi ini. Jangan ada KKN.
Jangan ada pengusaha-pengusaha yang datang memaksa untuk harus mengerjakan ini," kata Bahlil saat groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (16/7/2026).
Bahlil mengatakan keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat dan investor, tetapi juga dukungan seluruh pemangku kepentingan di daerah dalam menciptakan kepastian berusaha.
Menurutnya, investasi yang telah masuk harus dijaga agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Ia menegaskan proyek tersebut harus dikerjakan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa intervensi dari pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.
"Biarkan investasi ini berjalan," tegasnya.
Manfaat Ekonomi Proyek LNG Abadi Masela
Proyek LNG Abadi Masela menjadi salah satu proyek migas terbesar yang tengah dikembangkan di Indonesia.
>>> Aviora Aesthetic Clinic Buka Klinik Baru di BSD, Perluas Akses Layanan Estetika
Pemerintah memperkirakan proyek tersebut memberikan penerimaan langsung kepada negara sekitar US$37,8 miliar, kontribusi pajak tidak langsung sebesar US$6,43 miliar, serta menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja langsung selama masa konstruksi dan 800 hingga 1.000 pekerja saat memasuki fase operasi.
Update Terbaru
TNI Tutup Lokasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Nonton Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Rumah Bukan Lagi Tempat Pulang
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Adam Lambert Ungkap Keuntungan Finansial Besar dari Tur Bersama Queen
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kai Trump Beri Kabar Terbaru soal Pemulihan Kanker Payudara Vanessa Trump
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kebakaran Thorn Hanguskan 750 Hektare, Tutup Interstate 8
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Meteorit di New Jersey Bawa Ratusan Asam Amino Luar Angkasa
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Atletico Madrid Sumbang 9 Pemain di Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Barcelona
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
BPH Migas Temukan Anomali QR Code Pembelian BBM Subsidi
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Mensos: Opini WTP dari BPK Momentum Jaga Kepercayaan Rakyat
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Klasemen SEA V Cup usai Indonesia Hajar Kamboja: Kuasai Puncak
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB
Bobby Rizaldi Usai Diperiksa KPK: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB
Bos BTN: Penarikan Dana SAL Picu Bank Berebut Likuiditas
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB
JETE Festive 2026: Kolaborasi Teknologi dan Komunitas Kreatif di Surabaya
Kamis / 16-07-2026, 20:50 WIB
Bos INPEX: Proyek LNG Masela Sumbang US$137,7 Miliar ke RI
Kamis / 16-07-2026, 20:50 WIB







