Dana Pensiun Illinois Kurangi Kepemilikan Saham O'Reilly Automotive
Illinois Municipal Retirement Fund (IMRF) mengurangi kepemilikan sahamnya di O'Reilly Automotive, Inc. sebesar 19,2% selama kuartal pertama tahun ini.
Pengurangan tersebut terungkap dalam pengajuan Form 13F ke Securities and Exchange Commission (SEC).
>>> Bos Agrinas Buka Suara soal Isu Pengadaan 1,8 Juta Kipas Angin Kopdes
IMRF menjual 63.627 lembar saham perusahaan ritel suku cadang mobil itu.
Setelah transaksi, dana pensiun tersebut masih memegang 267.100 lembar saham O'Reilly.
Nilai kepemilikan itu mencapai sekitar $24.656.000 pada akhir kuartal terakhir, menurut MarketBeat.
Sejumlah investor institusi besar lainnya juga menyesuaikan posisi mereka pada kuartal keempat.
Vanguard Group Inc. menambah kepemilikan sebesar 0,6% menjadi 79.730.143 lembar saham.
State Street Corp memperluas posisinya sebesar 0,4% menjadi 37.206.098 lembar saham.
Geode Capital Management LLC dan Wellington Management Group LLP juga meningkatkan kepemilikan mereka.
Norges Bank membuka posisi baru senilai sekitar $1.134.311.000.
Saat ini, investor institusi memiliki 85,00% saham O'Reilly.
Di sisi lain, sejumlah orang dalam perusahaan baru-baru ini menjual sebagian saham mereka.
CEO Brad W.
>>> Hasil SEA V Cup: Timnas Voli Indonesia Gilas Kamboja 3-0
Beckham menjual 13.635 lembar saham pada 8 Mei dengan harga rata-rata $95,00 per saham, total $1.295.325,00.
Senior Vice President Philip M. Hopper juga menjual 3.700 lembar saham pada 7 Mei senilai $350.020,00.
Dalam 90 hari terakhir, orang dalam telah menjual 105.730 lembar saham senilai $9.815.388, atau 0,77% dari saham perusahaan.
O'Reilly Automotive melaporkan laba kuartal terakhir pada 29 April dengan laba per saham $0,72, melampaui estimasi konsensus sebesar $0,03.
Perusahaan mencatat pendapatan $4,56 miliar, naik 10,2% dibandingkan tahun lalu.
Beberapa firma riset saham memperbarui pandangan mereka terhadap saham O'Reilly.
Roth Capital kembali merekomendasikan "beli" dengan target harga $109,00.
Evercore memberikan rating "outperform" dengan target harga $115,00.
Morgan Stanley menetapkan rating "overweight" dengan target harga $112,00.
Weiss Ratings menegaskan kembali rating "beli (b-)".
Raymond James Financial memberikan rating "outperform" dengan target harga $115,00.
>>> Gunung Pickaxe, Situs Nuklir Bawah Tanah Iran yang Jadi Target Trump
MarketBeat melaporkan konsensus rating "Moderate Buy" dengan target harga rata-rata $110,70 dari analis Wall Street.
Update Terbaru
Epic Games Matikan Server Fortnite untuk Patch 41.20
Kamis / 16-07-2026, 19:56 WIB
Hasil Piala AFF Wanita: Sempat Unggul, Indonesia Ditahan Kamboja
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Transfer Uang ke Luar Negeri Pakai BRImo, Cashback Hingga Rp50 Ribu
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Bahlil Peringatkan KKN di Proyek LNG Masela Rp390 Triliun
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Spanduk Malvinas Bikin Argentina Terancam Sanksi FIFA, Investigasi Segera Dilakukan
Kamis / 16-07-2026, 19:50 WIB
Aviora Aesthetic Clinic Buka Klinik Baru di BSD, Perluas Akses Layanan Estetika
Kamis / 16-07-2026, 19:50 WIB
Messi Beberkan Rahasia Spanyol, Pengalaman di Barcelona Jadi Modal Argentina di Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Realme dan OnePlus Beralih ke ColorOS 17, Tinggalkan Realme UI dan OxygenOS
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Dukung Comeback Kim Soo Hyun Usai Skandal, Aksi Jung Hae In Picu Perdebatan
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
BAIC T1 Baru Dirakit Lokal pada 2027, Ini Alasannya
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Spanyol vs Argentina: Siapa Juara Kecepatan Internet?
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Pizza Hut Luncurkan Menu Klasik Murah di Seluruh AS
Kamis / 16-07-2026, 19:47 WIB
MK: IUP Jangan Hilangkan Fungsi Kontrol Perguruan Tinggi
Kamis / 16-07-2026, 19:47 WIB
Menkop: Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Bergantung Pendapatan Usaha
Kamis / 16-07-2026, 19:46 WIB







