Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menerima audiensi Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas strategi penguatan ekonomi kreatif di Sumba Barat Daya yang bertumpu pada kekayaan budaya lokal.

>>> PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri

Potensi tersebut meliputi tenun ikat, kerajinan tangan, kuliner tradisional, seni pertunjukan, hingga sektor pariwisata.

Irene Umar menyoroti besarnya peluang ekonomi yang dapat digali dari produk-produk budaya tersebut.

Storytelling sebagai Kunci

Salah satu upaya yang didorong adalah melalui storytelling atau penceritaan yang kuat untuk meningkatkan nilai jual produk.

>>> Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan

Dengan storytelling, setiap produk tenun ikat dapat memiliki narasi yang menarik bagi pasar global.

Langkah nyata yang telah dilakukan adalah keikutsertaan dalam pameran MASA di Singapura.

Pameran tersebut menjadi ajang promosi produk tenun Sumba Barat Daya ke kancah internasional.

>>> Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik

Diharapkan, strategi ini mampu mendorong tenun Sumba Barat Daya naik kelas dan bersaing di pasar global.