Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan ekonomi kreatif akan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi ibu kota dalam beberapa tahun ke depan.

Sektor ini diproyeksikan menjadi penopang baru perekonomian Jakarta bersama sektor perdagangan dan jasa.

>>> PMI Indonesia Merosot ke Zona Kontraksi, Vietnam Justru Naik Kelas

Menurut Pramono, ketiga sektor tersebut memiliki prospek besar dalam menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun global.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memberikan dukungan agar seluruh potensi tersebut berkembang secara optimal," ujar Pramono dikutip ANTARA, Sabtu (4/7/2026).

Pemprov DKI tengah mempercepat transformasi Jakarta agar masuk dalam jajaran 50 kota global pada 2030.

Strategi pembangunan ekonomi tidak lagi hanya bertumpu pada perdagangan dan jasa, tetapi juga diperkuat melalui pengembangan ekonomi kreatif, sektor sports and lifestyle, serta industri MICE.

Pramono mengungkapkan kinerja ekonomi Jakarta terus menunjukkan tren positif.

Pada triwulan I 2026, ekonomi ibu kota tumbuh 5,59% dengan kontribusi sebesar 16,67% terhadap perekonomian nasional.

>>> Peptide Pembuat Kulit Gelap Terkait Kanker Kulit, Dokter Peringatkan

Jakarta juga mencatat kontribusi sekitar 38% terhadap total transaksi QRIS nasional. Aktivitas ekonomi tersebut didukung oleh keberadaan 422.261 pelaku UMKM.

"Data tersebut menunjukkan fondasi ekonomi Jakarta semakin kuat," kata Pramono.

Pemerintah daerah akan terus mendorong inovasi dan digitalisasi agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemprov DKI memperkuat daya saing UMKM melalui program JakPreneur.

Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pembiayaan, pembukaan pasar yang lebih luas, serta percepatan digitalisasi bagi pelaku usaha.

>>> Novel S Rank Bōkensha Dearu Ore no Musume-tachi wa Jūdo no Fathercon Deshita Dapat Adaptasi Anime TV

Pramono berharap setiap pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sehingga dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.