Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat digitalisasi sistem pembayaran.

Langkah ini dilakukan melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

>>> Beralih ke Samsung Galaxy, Fitur Google Ini Terasa Usang

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil signifikan. Kontribusi transaksi QRIS Jakarta kini mencapai sekitar 38 persen dari total transaksi QRIS nasional.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan BI.

>>> Cara Mudah Dapatkan 100 Ribu Saldo DANA dari Aplikasi Penghasil Uang 2026

Ia menekankan pentingnya sinergi untuk mendorong adopsi pembayaran digital di ibu kota.

Digitalisasi transaksi di Jakarta terus diperkuat dengan berbagai inisiatif. Salah satunya adalah perluasan merchant QRIS di berbagai sektor, termasuk UMKM dan transportasi publik.

>>> Microsoft Mulai Pensiunkan Tiga Fitur Lama SharePoint, Pengguna Diminta Segera Migrasi

Pemerintah berharap capaian ini dapat terus meningkat. Targetnya, transaksi non-tunai di Jakarta bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.