Direktur Clair Obscur: Expedition 33, Guillaume Broche, kembali memuji Lost Odyssey, JRPG klasik yang dibuat oleh Hironobu Sakaguchi, sang pencipta Final Fantasy.

Dalam wawancara dengan Jeux Vidéo Club, Broche mengungkapkan bahwa Lost Odyssey adalah salah satu pengalaman paling emosional dalam hidupnya sebagai gamer.

>>> Otoritas Australia Minta Publik Hormati Anjing Laut Gajah Neil yang Viral

Lost Odyssey dirilis untuk Xbox 360 setelah Sakaguchi meninggalkan Square Enix. Gim ini dianggap sebagai Final Fantasy dalam segala hal kecuali nama, namun kurang mendapat perhatian yang layak.

"Ini benar-benar gim yang luar biasa," kata Broche. "Ceritanya luar biasa.

Ini gim terakhir yang membuat saya menangis."

Broche mencatat bahwa Lost Odyssey adalah salah satu gim turn-based ambisius terakhir dengan grafis realistis.

>>> Derby Magic Weekend: Hull KR vs Hull FC, Pertarungan Saudara dan Gengsi Kota

Sejak itu, banyak gim turn-based hadir, tetapi tidak ada yang memiliki skala dramatis dan realistis seperti Lost Odyssey.

Hingga kini, Clair Obscur: Expedition 33 hadir. "Bagi saya, Clair Obscur semacam penerus dari Lost Odyssey," ujar Broche.

"Ini adalah jenis gim favorit saya, dan tidak ada yang membuatnya lagi."

Clair Obscur: Expedition 33 adalah gim RPG turn-based dengan grafis realistis yang dikembangkan oleh Sandfall Interactive. Gim ini telah memenangkan sejumlah penghargaan dan dijadwalkan rilis pada 2025.

>>> Prediksi Piala Dunia 2026: Format Baru, Tiga Tuan Rumah, dan Tim Favorit

Lost Odyssey sendiri masih tersedia secara digital di Xbox One dan Xbox Series X|S, serta dalam bentuk disk bekas dengan harga murah.