Plugin kontroversial bernama Memoria yang memungkinkan pemain melacak aktivitas karakter lain di Final Fantasy 14 akhirnya dihapus dari peredaran.

Namun, penghapusan ini tidak meredakan kekhawatiran komunitas. Banyak pemain mengecam lambannya respons Square Enix terhadap mod yang dianggap memfasilitasi stalking.

>>> Trump Rencanakan Pengampunan Massal Hari Kemerdekaan, Malaysia Kejar Jho Low

Apa Itu Memoria?

Memoria adalah plugin pihak ketiga yang dirilis pada April 2026. Plugin ini secara otomatis melacak setiap pemain yang ditemui dan membangun riwayat data dari waktu ke waktu.

Data yang dikumpulkan meliputi nama pemain, riwayat dunia, perubahan penampilan, hingga progres karakter. Informasi ini kemudian dapat diakses oleh pengguna plugin lain.

Pembuat plugin mengklaim bahwa Memoria hanya menangkap data yang sudah diekspos game ke pemain di sekitarnya, ditambah data publik dari Lodestone.

Reaksi Komunitas dan Penghapusan

Begitu diketahui publik, pemain langsung menyuarakan kekhawatiran di forum seperti Reddit dan Twitter. Mereka menuntut agar plugin tersebut dihapus dan Square Enix turun tangan.

Seorang pemain di Reddit menulis, "Pengembang plugin akan terus mendorong batas dengan kurangnya tindakan dari tim pengembang. Kecurangan, bot, pelecehan, dan stalking terus diperkuat."

Di Twitter, seorang penggemar bertanya, "Mengapa tidak ada yang membicarakan plugin stalking baru?

Itu menunjukkan area yang sering kamu kunjungi, model karaktermu, dan sekarang mereka menonaktifkan fitur yang memungkinkan melihat alt-mu?"

>>> Fenerbahce Klaim Sepakat Datangkan Nathan Ake dari Manchester City

Pembuat plugin awalnya meminta pengguna yang ingin datanya dihapus untuk menghubunginya via Discord. Namun, ia dilaporkan tidak terlalu responsif terhadap permintaan tersebut.

Pada akhirnya, Memoria resmi ditutup. Dalam pesan perpisahan, pembuatnya menyatakan bahwa semua data pemain telah dihapus secara permanen.