Mike Brown, mantan direktur Forza Horizon 5 yang kini memimpin pengembangan game balap Clutch di Maverick Games, menyatakan bahwa Xbox Game Pass belum cukup sukses untuk dianggap viable.

Dalam wawancara dengan MinnMax yang dikutip Eurogamer, Brown mengatakan Microsoft telah menginvestasikan banyak dana pada konsep Game Pass, yang mendorong akuisisi studio, pendanaan game, dan penciptaan lapangan kerja.

>>> Palworld 1.0: Pemain Baru Sadar Lockpick Bisa Dipakai Berulang

Namun, ia menambahkan, "Kenyataannya tidak cukup banyak orang yang berlangganan dengan harga yang diperlukan untuk membuat bisnis itu viable."

Brown memperkirakan akan ada lebih banyak studio yang ditutup atau dipisahkan, dan banyak orang akan kehilangan pekerjaan.

Menurutnya, ini adalah hasil dari konsep Game Pass yang berfokus pada pemain namun tidak berjalan sesuai rencana.

Pandangan Berbeda di Dalam Xbox

Jurnalis Jason Schreier dari Bloomberg mengungkapkan dalam podcast Triple Click bahwa banyak pimpinan studio di Xbox yang membenci Game Pass.

>>> Pocketpair Lead Minta Ide Skin Pal, Penggemar Jawab 'Sekhmet Maid Skin'

Mereka menilai layanan ini telah menghancurkan nilai game dan merugikan industri.

Meski demikian, Brown memiliki pandangan yang lebih positif.

Ia menyebut Game Pass sebagai ide bagus yang membuat game lebih terjangkau dan menjangkau lebih banyak orang, serta memungkinkan keberagaman judul game.

>>> Isekai Musim Panas 2026: Antara Sampah Biasa dan yang Menghibur

Tahun lalu, harga Xbox Game Pass Ultimate naik menjadi $30 per bulan, yang menyebabkan penurunan jumlah pelanggan. CEO Xbox Asha Sharma kemudian menurunkan harga menjadi $23 per bulan.