Cliff Bleszinski, desainer game di balik trilogi asli Gears of War, mengaku bahwa ia mengembangkan game-game tersebut dalam keadaan mabuk berat.

Dalam wawancara dengan 80 Level, ia mengungkapkan perjuangannya melawan alkoholisme dan keinginannya untuk kembali ke industri game.

>>> 5 Sunscreen di Shopee Diskon 50% Lebih, dari Skin1004 hingga Scora

Bleszinski mengatakan kebiasaan minumnya dimulai saat tur pers Unreal Tournament pada 2003.

Acara industri dan pertemuan sosial membuat minum keras menjadi hal yang normal, yang akhirnya berubah menjadi kecanduan jangka panjang.

Trilogi Gears of War Dikembangkan dalam Keadaan Mabuk

"Trilogi Gears of War sebagian besar dikembangkan oleh saya dalam keadaan mabuk," ujar Bleszinski. "Saya saat itu adalah seorang pecandu alkohol yang masih berfungsi."

Ia menjelaskan bahwa bertahun-tahun menghadiri konvensi, makan malam bisnis, dan acara malam hari secara bertahap memperburuk masalahnya hingga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kesehatannya mencapai titik puncak awal tahun ini ketika ia mengalami kejang yang mengakibatkan rawat inap. "Akhirnya, tubuh saya seperti berkata, 'Persetan,' dan saya sadar ini adalah batas saya.

Saatnya berhenti setelah 25 tahun berpesta," kenangnya.

Sejak itu, ia fokus pada pemulihan dan membangun kembali kesehatannya.

>>> 7 Cara Memilih Dekorasi Kamar Tidur Efektif Berdasarkan Prinsip Feng Shui

Kembali ke Dunia Game

Setelah penutupan Boss Key Productions pada 2018 akibat kegagalan komersial LawBreakers dan Radical Heights, Bleszinski mundur dari pengembangan game.

Selama masa itu, ia menerbitkan memoar Control Freak: My Epic Adventure Making Video Games, mengerjakan buku komik, dan menjadi ko-produser musikal Broadway Hadestown yang memenangkan penghargaan.

Meskipun vakum, Bleszinski mengatakan hasratnya terhadap game tetap kuat. "Pada akhirnya, saya ingin menciptakan karakter dan dunia.