Penerbangan Southwest Airlines nomor WN4761 terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Charleston, Carolina Selatan, pada 20 Juli 2026.

Insiden dipicu oleh peringatan sistem teknis yang muncul saat pesawat berada di udara.

>>> Badai Dahsyat Ancam Belasan Negara Bagian AS dari Midwest hingga Northeast

Pesawat Boeing 737-800 registrasi N8662F itu sedang dalam perjalanan dari Orlando, Florida, menuju Manchester, New Hampshire.

Saat mendaki ke ketinggian jelajah di sepanjang pesisir tenggara, kru mendeteksi adanya anomali operasional.

Pilot segera mengirimkan kode darurat transponder 7700 untuk memberi tahu pengatur lalu lintas udara dan meminta penanganan prioritas.

Pengatur lalu lintas udara kemudian membersihkan wilayah udara di sekitar untuk memberi jalur bebas menuju bandara.

>>> Arizona Hadapi Risiko Banjir Bandang Sebelum Gelombang Panas Ekstrem

Bandara Charleston dipilih karena jarak geografisnya yang dekat dengan rute penerbangan, panjang landasan yang memadai, serta kesiapan tanggap darurat.

Tim pemadam kebakaran darat bersiaga di landasan sebelum pesawat mendarat.

Setelah menyentuh landasan, personel darurat memeriksa badan pesawat dan roda pendaratan menggunakan peralatan pencitraan termal. Pesawat kemudian ditarik ke gerbang.

Seluruh penumpang turun dengan selamat tanpa laporan cedera. Petugas layanan pelanggan maskapai menyediakan akomodasi sementara dan minuman ringan.

>>> Angels Evaluasi Strategi Deadline Perdagangan, GM Interim Kaji Roster

Teknisi mulai melakukan evaluasi mekanis pada pesawat Boeing tersebut, sementara maskapai mengatur perjalanan lanjutan bagi penumpang yang terdampak.