Sean 'Diddy' Combs mengajukan permohonan ke pengadilan federal untuk menjatuhkan sanksi terhadap Grace O'Marcaigh dan kuasa hukumnya. Ia menilai gugatan yang diajukan terhadapnya bersifat 'frivolous' atau tidak berdasar.

Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, Diddy meminta hakim menghukum O'Marcaigh dan pengacaranya membayar biaya perkara.

>>> Pengamat Sebut Timnas Indonesia Berpeluang Lolos ke Piala Dunia 2030

Alasannya, mereka tetap mengajukan gugatan meskipun pengadilan California telah menyatakan tidak memiliki yurisdiksi atas dirinya.

Pengacara Diddy berargumen bahwa gugatan revisi yang diajukan O'Marcaigh hanya mengulang argumen yurisdiksi yang sudah ditolak pengadilan.

Mereka menilai penggugat mengabaikan putusan hakim dan memaksa Diddy mengeluarkan biaya tambahan untuk membela diri.

O'Marcaigh menggugat Diddy dan putranya, Christian 'King' Combs, atas dugaan insiden di atas kapal pesiar di Karibia pada 2022.

>>> Duet Ole Romeny dan Mohamed Ihattaren Diprediksi Jadi Andalan Fortuna Sittard

Ia mengklaim Christian melakukan pelecehan seksual saat ia bekerja sebagai pramugari di kapal tersebut, dan menuduh Sean bertanggung jawab secara perdata.

Pihak O'Marcaigh membantah permintaan sanksi tersebut.

Dalam surat yang dilampirkan, mereka menyebut gugatan revisi telah menambahkan fakta baru yang menghubungkan Diddy dengan California melalui sewa kapal pesiar.

Mereka juga menegaskan hakim telah mengizinkan perubahan gugatan.

>>> KABAR DUKA! Kevin Keegan Legenda Sepakbola Inggris Meninggal Dunia di Usai 75 Tahun pada Selasa, 21 Juli 2026

Diddy sebelumnya telah membantah semua tuduhan dalam kasus ini. Kini ia meminta pengadilan menghukum penggugat agar memberikan efek jera terhadap gugatan yang dianggapnya tidak berdasar.