Acer, Intel, dan Infinity Learn—divisi digital Sri Chaitanya Educational Institutions—meluncurkan laptop Acer Aspire 3 sebagai perangkat 'NEET Ready' pertama di India.

Langkah ini merespons perubahan Ujian Nasional Masuk Perguruan Tinggi Kedokteran (NEET) menjadi berbasis komputer (CBT) mulai tahun 2027.

>>> boAt Gandeng Platform Legacy untuk Dukung Kreator Muda

Setiap tahun, lebih dari 22 lakh siswa mengikuti NEET, menjadikannya ujian masuk kedokteran sarjana terbesar di India.

Sebelumnya berbasis kertas, peralihan ke format digital menimbulkan tantangan ganda: penguasaan akademik dan kepercayaan diri dalam lingkungan ujian digital.

Hampir 70% peserta NEET berasal dari Tier 2, Tier 3, dan daerah pedesaan, di mana akses ke komputer pribadi masih terbatas.

Kemitraan ini bertujuan menjembatani kesenjangan digital dengan menggabungkan perangkat keras dan alat pedagogis dalam satu paket terjangkau.

Integrasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Belajar

Laptop Acer Aspire 3 ditenagai prosesor Intel Celeron N4500 dan grafis Intel UHD, dengan RAM 8 GB DDR4 yang dapat ditingkatkan hingga 16 GB.

Penyimpanan mulai dari 128 GB hingga 1 TB PCIe NVMe SSD, serta baterai 38Wh yang bertahan hingga 8 jam.

Perangkat sudah terpasang platform persiapan NEET dari Infinity Learn, termasuk konten instruksional, asisten AI bernama AINA, modul adaptif, dan simulasi lingkungan ujian CBT.

>>> 4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Sensitif di Indonesia

Simulasi ujian memungkinkan siswa merasakan kondisi ujian nyata, mengelola waktu, dan mengurangi kecemasan digital sebelum hari ujian.

Harga dan Ketersediaan

Laptop Acer Aspire NEET Ready dijual eksklusif melalui Flipkart dengan tiga varian harga.

Model 11,6 inci dengan Infinity NEET Capsule Course dibanderol Rp 29.990, sedangkan model 11,6 inci dan 15,6 inci dengan Infinity NEET Pro Course masing-masing Rp 44.990 dan Rp 47.990.

Tersedia opsi pembiayaan dengan cicilan mulai Rp 2.500 per bulan untuk memudahkan akses bagi keluarga di kota kecil dan pedesaan.

Harish Kohli, Presiden & Managing Director Acer India, mengatakan teknologi dapat mengubah pembelajaran dan membuka peluang bagi jutaan siswa.

Sushma Boppana, CEO & Direktur Sri Chaitanya Educational Institutions, menekankan kesiapan digital sama pentingnya dengan persiapan akademik.

Ujjwal Singh, CEO Infinity Learn, menyebut kolaborasi ini memastikan bakat, bukan akses teknologi, yang menentukan kesuksesan di NEET 2027.

>>> Inflasi Medis Capai 16,9%, Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan Baru

Santhosh Viswanathan, Wakil Presiden & Managing Director Intel APJ, menambahkan perangkat bertenaga Intel dirancang untuk pembelajaran berbasis AI dan pengalaman pendidikan imersif.