Tim Olimpiade Fisika Internasional Indonesia berhasil meraih lima medali di ajang International Physics Olympiad (IPhO) 2026 yang digelar di Bucaramanga, Kolombia, pada 4-14 Juli 2026.

Prestasi ini diumumkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui keterangan tertulis.

>>> Nomor 1 di ASEAN, Orang Indonesia Hasilkan 9 Juta Gambar AI per Hari

Lima siswa terbaik Indonesia yang mengharumkan nama bangsa adalah Evan Syatia To dari SMA BPK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten, yang meraih medali emas.

Medali perak diraih oleh Ackhava Adam Malonda dari SMA Wardaya, Jakarta, dan Gusti Komang Abhika Atmaja dari SMA Kesatuan Bangsa, Yogyakarta.

Sementara itu, medali perunggu diperoleh Arrow Dunatos Pascha Kristian dari SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Jakarta, dan Juan Richie dari SMA Kristen Immanuel, Pontianak, Kalimantan Barat.

Kelima siswa tersebut didampingi oleh Budhy Kurniawan R. , M.

>>> IHSG Ditutup Menguat ke 6.039, 422 Saham Hijau

Si dari Universitas Indonesia dan Dr. Getbogi Hikmawan, M. Si.

dari Institut Teknologi Bandung.

Capaian Meningkat Dibanding Tahun Lalu

IPhO merupakan ajang olimpiade fisika internasional untuk siswa SMA yang menguji kemampuan teoritis dan eksperimen secara individual.

Kemampuan teoritis mencakup materi mekanika, termodinamika dan fisika statistika, medan elektromagnetik, optik, fisika modern, dan kuantum.

>>> Purbaya Ogah Kejar-kejar Pajak Orang Kaya Sampai Bangkrut

Capaian Indonesia di IPhO 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada IPhO 2025, Indonesia meraih 3 medali perunggu dan 2 Honorable Mention.