Tiga talenta muda Indonesia berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 di Korea Selatan.

Perwakilan Indonesia sukses membawa pulang gelar Juara 1 untuk kategori Speed Female dan Juara 2 untuk kategori Speed Male.

>>> PSI Konfirmasi Jokowi Segera Jadi Dewan Pembina, Tunggu Waktu Penjaketan

Mereka berhasil menyisihkan peserta terbaik dari enam negara di kawasan Asia Pasifik.

Prestasi ini membuktikan bahwa aktivitas bermain dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda jika didukung ekosistem yang sehat.

Dukungan Industri Hiburan Keluarga

Pihak industri hiburan keluarga menyatakan komitmennya untuk terus memfasilitasi perkembangan komunitas dan individu yang berdedikasi.

“Kami akan terus mendukung komunitas dan menyediakan wadah positif bagi generasi muda untuk berkembang serta meraih prestasi,” ujar Naveen H, CEO TEEG Indonesia selaku perwakilan Timezone dalam siaran resmi, Jumat (12/6).

Delegasi Indonesia dalam turnamen ini diwakili oleh Chresko Willie untuk kategori Speed Male, Rizki Arifa untuk kategori Speed Female, dan Muhammad Arwan untuk kategori Freestyle.

Mereka lolos melalui kualifikasi ketat sebelum bertanding di Korea Selatan.

>>> Tunawisma Swedia Tinggal di Beranda Istana Terbengkalai Rp 4,7 Triliun

“Perjalanan para pemain ini berawal dari aktivitas sederhana. Willie pertama kali mengenal Pump It Up saat berusia enam tahun di Timezone Supermal Karawaci.

Sementara Rifka mulai menekuni permainan tersebut pada usia 17 tahun di Timezone Ambarrukmo Yogyakarta,” papar Naveen H.

Dari sekadar mencoba untuk bersenang-senang, keduanya terus berlatih hingga akhirnya dipercaya mewakili Indonesia di tingkat internasional.

Komunitas Pump It Up Indonesia, PIUVORIA, menyatakan bahwa permainan ini tidak hanya menghadirkan keseruan, melainkan juga melatih fokus, koordinasi, ketangkasan, disiplin, hingga kebugaran fisik pemain.

“Bagi Timezone, pencapaian tersebut memiliki makna lebih dari sekadar kemenangan.

Prestasi yang diraih menunjukkan bahwa ruang bermain dapat menjadi ruang bertumbuh bagi anak-anak, remaja, maupun komunitas lintas generasi,” tutur Naveen H.

>>> Skema Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Rinciannya

Keberhasilan para delegasi di Korea Selatan ini menjadi pengingat bahwa ruang bermain yang didukung lingkungan positif dapat membuka jalan menuju pencapaian yang membanggakan.