Timnas Tunisia mengambil langkah drastis di tengah Piala Dunia 2026 dengan memecat pelatih Sabri Lamouchi.

Keputusan itu diambil setelah tim menderita kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga perdana Grup F.

>>> Laba Bersih BCA Capai Rp 25,7 Triliun hingga Mei 2026

Sebagai pengganti, Federasi Sepak Bola Tunisia menunjuk Herve Renard, pelatih berpengalaman asal Prancis.

Pergantian pelatih di tengah turnamen besar merupakan kejadian langka, namun hasil buruk kontra Swedia memaksa perubahan cepat.

Masalah di Lini Belakang

Kekalahan dari Swedia memperlihatkan kelemahan serius di sektor pertahanan Tunisia.

Penjaga gawang Abdelmouhib Chamakh melakukan kesalahan fatal yang menyebabkan dua gol awal lawan.

Performa kapten Ellyes Skhiri juga jauh di bawah standar, memperparah catatan buruk tim.

Sebelumnya, Tunisia juga takluk 0-5 dari Belgia dalam laga uji coba pra-turnamen, sehingga total kebobolan 10 gol dalam dua laga terakhir.

>>> Lionel Messi Puncaki Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Hattrick ke Gawang Aljazair

Reputasi Herve Renard Jadi Andalan

Renard dikenal sukses membawa Zambia dan Pantai Gading juara Piala Afrika.

Ia juga pernah menangani timnas Maroko, Arab Saudi, dan timnas wanita Prancis.

Tantangan berat menanti karena Tunisia dinilai mulai tertinggal dari pesaing Afrika seperti Maroko, Aljazair, Senegal, dan Pantai Gading.

Peluang Lolos Masih Terbuka

Menurut kalkulasi superkomputer Opta, probabilitas Tunisia lolos ke babak gugur kini hanya 11,39 persen.

Namun, peluang matematis masih ada karena Tunisia menyisakan dua laga melawan Jepang dan Belanda.

Tim minimal harus meraih empat poin dari dua pertandingan tersebut untuk menjaga asa.

>>> Pixar Rilis Toy Story 5, Angkat Isu Kecanduan Gadget pada Anak

Kehadiran Renard diharapkan memberi stimulus psikologis instan untuk mengubah performa tim pada laga berikutnya melawan Jepang.