Presiden FIFA Gianni Infantino mengandalkan jet pribadi dari Qatar Airways untuk mengejar ambisi menyaksikan dua pertandingan sehari selama Piala Dunia 2026.

Turnamen edisi kali ini digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko yang mencakup empat zona waktu dengan jarak antar-stadion hingga 4.500 kilometer.

>>> Timnas Swedia Hancurkan Tunisia 5-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Infantino menggunakan fasilitas penerbangan tersebut untuk berpindah antar-kota secara cepat, termasuk menghadiri laga pembuka di Mexico City sebelum terbang ke Guadalajara, Los Angeles, San Francisco, Vancouver, dan Miami.

Kritik dari Lembaga Lingkungan

Langkah pemimpin federasi sepak bola dunia berusia 56 tahun itu memicu sorotan tajam dari lembaga lingkungan hidup karena besarnya dampak polusi.

New Weather Institute memperkirakan Piala Dunia 2026 sebagai ajang paling berpolusi dengan sekitar 9 juta ton emisi setara karbon dioksida, di mana 7,7 juta ton berasal dari perjalanan udara.

Selain pejabat FIFA, tim peserta seperti Bosnia dan Herzegovina juga menghadapi jadwal perjalanan berat dengan jarak tempuh sekitar 5.060 kilometer untuk berpindah kota pertandingan.

Di sisi lain, Infantino menilai tingkat kehadiran penonton dan atmosfer di stadion dalam delapan pertandingan awal telah melampaui ekspektasi.

"Saya sangat gembira melihat suasana yang luar biasa dan stadion yang penuh.

>>> PSIS Semarang Resmi Rekrut Gelandang Syahrian Abimanyu

Rata-rata kehadiran penonton bahkan melampaui 63.000 orang pada delapan pertandingan pembuka," kata Gianni Infantino saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi Eksekutif Sepak Bola FIFA 2026 di Miami.

Ia juga memberikan perhatian khusus pada peningkatan kualitas persaingan tim nasional, termasuk saat laga Swiss menahan imbang Qatar di San Francisco Bay Area Stadium.

"Qatar melawan Swiss di San Francisco menghadirkan stadion yang penuh. Itu benar-benar indah dan hasilnya cukup mengejutkan bagi sebagian orang," ujar Infantino.

Dirinya turut mengapresiasi kehadiran kelompok keluarga serta anak-anak di stadion yang membuat turnamen lebih ramah untuk semua kalangan.

"Kami memiliki lingkungan yang sangat damai dan penuh kegembiraan, mulai dari Mexico City hingga seluruh kota penyelenggara lainnya.

Inilah esensi sesungguhnya dari Piala Dunia," jelas Infantino.

>>> Lionel Messi Cetak Hattrick dan Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026

Pertemuan tingkat tinggi antarasosiasi anggota FIFA di Miami dijadwalkan berlangsung hingga 17 Juni 2026 untuk membahas program pengembangan sepak bola usia muda, Program FIFA Forward, dan transformasi digital.