Jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai rekor baru pada 2026.

Berdasarkan Survei Profil Internet Indonesia 2026 yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), angka pengguna mencapai 235,26 juta jiwa.

>>> Ruben Onsu Sindir Giorgio Antonio soal Konten di Rumah Sarwendah

Angka tersebut setara dengan 81,72 persen dari total populasi nasional yang berjumlah 287,30 juta jiwa.

Artinya, dari setiap 100 penduduk, lebih dari 81 orang telah terhubung ke internet.

Pertumbuhan pengguna internet tahun ini melonjak sekitar 6 juta jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, tingkat penetrasi internet di Indonesia tercatat sebesar 80,66 persen.

Perlambatan Pertumbuhan Pengguna

Meskipun jumlah pengguna terus meningkat, riset APJII mencatat adanya perlambatan laju pertumbuhan.

Pada transisi 2024 ke 2025, pasar digital Indonesia menambah 7,86 juta pengguna baru, namun pada 2025 ke 2026 hanya bertambah 6 juta jiwa.

APJII menilai perlambatan ini wajar karena penetrasi sudah tinggi. Kelompok yang belum terjangkau umumnya terkendala faktor geografis dan keterbatasan infrastruktur.

>>> Boikot ChatGPT Meluas Lewat Gerakan QuitGPT

Dominasi Pulau Jawa

Distribusi akses internet masih timpang antarwilayah.

Pulau Jawa mendominasi dengan tingkat penetrasi 85,95 persen dan berkontribusi 58,24 persen terhadap total pengguna nasional.

Wilayah dengan penetrasi terendah adalah Maluku dan Papua, masing-masing 69,74 persen dan 72,58 persen. Ketimpangan ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk meratakan akses digital.

Metodologi Survei

Survei Profil Internet Indonesia 2026 dilakukan pada 1 Februari hingga 15 Maret 2026.

Responden adalah warga negara berusia 13 tahun ke atas, dengan pengumpulan data melalui wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih.

Survei memiliki margin of error 1,1 persen.

>>> Jimmy Kimmel Sindir Trump dengan Kartu Ultah Tiruan Jeffrey Epstein

APJII berharap hasil ini menjadi rujukan bagi pemerintah, perusahaan telekomunikasi, akademisi, dan industri dalam merancang ekosistem digital nasional.