Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

Sentimen positif ini dipicu oleh meningkatnya minat beli investor asing dan rebound pasar modal domestik.

>>> Pemilihan Sekolah Daring DKI Jakarta Dibuka 15-18 Juni 2026

Pada penutupan pekan lalu, IHSG berhasil kembali melewati level psikologis 6.000.

Analis memproyeksikan indeks berpotensi bergerak menuju area 6.060 hingga 6.140.

Namun, pelaku pasar diimbau waspada terhadap potensi koreksi jika indeks kembali jatuh di bawah level 6.000.

Pada perdagangan Jumat (12/6/2026), IHSG ditutup menguat 2,07 persen ke posisi 6.007,66.

Lonjakan ini dibarengi aksi beli bersih investor asing sebesar Rp287,77 miliar.

Aliran dana asing paling banyak masuk ke saham BBCA, DSSA, TPIA, AMMN, dan BRMS.

Secara teknikal, IHSG berada dalam rentang support di area 6.000 dengan uji resistance pada kisaran 6.060 hingga 6.140.

Jika tekanan jual kembali mendominasi, indeks berisiko turun ke area 5.962 sampai 6.021.

Rekomendasi Emiten dan Sentimen Pasar

Beberapa saham masuk dalam daftar rekomendasi analis untuk perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

Saham potensial tersebut meliputi ADMR, BBTN, ARCI, BNBR, INDY, DEWA, HMSP, NCKL, dan UNVR.

Aktivitas perdagangan di bursa domestik yang semakin dinamis turut mendukung prospek saham-saham tersebut.

>>> Investor Asing Borong Saham TPIA dan BBCA di Sesi I 15 Juni 2026

Pelaku pasar disarankan memantau perkembangan sentimen global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Arus modal asing masih menjadi penggerak utama pasar saham Indonesia.

Stabilitas ekonomi dalam negeri dan arah kebijakan moneter global diprediksi memengaruhi laju indeks dalam jangka pendek.

Panduan Investasi dan Manajemen Risiko