Executive Director Asia Aquatics, Farid Fattahian, menyatakan bahwa olahraga renang Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru di Asia.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai pada ajang 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Pantai Jimbaran, Bali, Jumat (14/6/2026).

>>> Donald Trump Gelar UFC Freedom 250 di Halaman Gedung Putih

Farid mengapresiasi pencapaian para atlet nasional yang menunjukkan langkah maju secara bertahap dalam berbagai kompetisi internasional. "Saya melihat hasil yang sangat baik dari perenang Indonesia pada Islamic Games.

Begitu pula di Asian Youth Games, mereka mencatatkan hasil yang membanggakan," ujarnya.

Kemajuan performa ini diyakini akan membawa kejutan pada ajang olahraga regional mendatang. "Saya percaya perkembangan atlet renang Indonesia terus meningkat.

Mungkin pada Asian Games mendatang, kita akan melihat kejutan dari Indonesia," kata Farid.

Dampak Positif Penyelenggaraan di Bali

Selain performa atlet, penyelenggaraan kompetisi internasional di Bali dinilai sukses memberikan dampak positif yang luas.

Farid mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, Kementerian Olahraga, dan PB Akuatik Indonesia atas dukungannya.

Ajang ini juga berkontribusi nyata bagi sektor pariwisata setempat. "Hotel-hotel penuh terisi.

>>> Presiden Tanjung Verde Kunjungi Atlanta Jelang Debut Piala Dunia

Event seperti ini mendatangkan lebih banyak orang dan perputaran ekonomi ke Bali," jelas Farid.

Keberhasilan pengelolaan kompetisi membuat Indonesia dinilai layak membidik ajang yang lebih tinggi.

"Setelah melihat kesuksesan Asian Games 2018, saya percaya Indonesia berpotensi menggelar event yang lebih besar, bahkan Olimpiade.

Dengan destinasi seperti Bali, Indonesia juga berpotensi menjadi tuan rumah Asian Beach Games," ungkap Farid.

Kesuksesan di Bali memicu ketertarikan negara Asia lain untuk menjadi penyelenggara selanjutnya. Korea Selatan menjadi salah satu yang berminat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kejuaraan, Kiki Taher, mengonfirmasi tingginya minat peserta.

"Kalau dari beberapa yang sudah terdaftar dan email yang masuk, saya perkirakan bisa di atas 500 peserta," terangnya.

>>> Argentina vs Aljazair Buka Grup J Piala Dunia 2026

Namun, PB Akuatik Indonesia memutuskan membatasi kuota hingga 300 peserta, dengan 20 persen perenang mancanegara. Rangkaian seri kompetisi renang perairan terbuka ini dijadwalkan berlanjut ke Belitung, Sumatra.