Tim nasional Brasil hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko dalam laga Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, Minggu (14/6) pagi WIB.

Hasil ini membuat pelatih Carlo Ancelotti menyoroti perlunya evaluasi performa skuadnya.

>>> 13 Negara Kecam Presiden UEFA soal Kritik Format Piala Dunia 2026

Brasil tertinggal lebih dulu lewat gol Ismail Saibari pada babak pertama. Vinicius Junior kemudian menyamakan kedudukan tidak lama setelahnya.

Selecao tampil dominan dan agresif setelah turun minum, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang emas terbuang sia-sia.

Ancelotti Akui Tim Gugup

Ancelotti mengakui anak asuhnya sempat tertekan akibat rasa gugup sehingga terlambat panas di awal laga.

"Kami memang harus meningkat. Anda kan tidak memenangkan Piala Dunia di laga pertama," ujar Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu menyoroti kelemahan dalam penguasaan bola pada paruh pertama. Strategi yang direncanakan tidak berjalan maksimal.

>>> Kemenag Tetapkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H Jatuh 16 Juni 2026

"Saya kira kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Tim sedikit merasa gugup, banyak kehilangan bola, kalah di banyak duel.

Babak pertama memang tidak bagus," kata Ancelotti.

Meski demikian, ia melihat perubahan positif setelah jeda dan memberikan apresiasi terhadap kekuatan Maroko.

"Penampilan kami lebih baik di babak kedua. Itu pertandingan yang sulit karena Maroko adalah tim bagus.

Sekarang kami harus fokus ke pertandingan selanjutnya," tambahnya.

>>> 5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Kulit Kering Menurut Dokter

Kegagalan meraih poin penuh membuat Brasil wajib mengamankan kemenangan pada laga berikutnya melawan Haiti pada 19 Juni mendatang.