Astronom Temukan Galaksi Kerdil Sextans Mulai Hancur Terbelah Dua
Para astronom menemukan fenomena kosmik dramatis di pinggiran galaksi kita. Galaksi kerdil kuno Sextans sedang tercabik-cabik menjadi dua bagian.
Kondisi ini terjadi akibat interaksi gravitasi yang kuat dengan galaksi tetangga dekatnya, Sextans B. Penemuan tersebut memberikan bukti langsung mengenai proses kanibalisme galaksi berskala kecil yang sedang berlangsung.
>>> Janji Justin Hubner untuk Kamari Usai Menikah dengan Jennifer Coppen
Tim peneliti internasional dikejutkan oleh struktur galaksi tersebut yang sudah tidak lagi utuh. Mereka menggunakan instrumen canggih untuk memetakan pergerakan dan distribusi bintang-bintang di dalam Galaksi Kerdil Sextans.
"Saya benar-benar kagum melihat bagaimana struktur yang begitu jelas terlihat, yang menunjukkan bahwa galaksi ini sedang mengalami disintegrasi total," ujar seorang peneliti utama dalam studi ini kepada Live Science.
Proses Disintegrasi Galaksi Kerdil
Sextans merupakan galaksi kerdil sferoid yang berjarak sekitar 280.000 tahun cahaya dari Bumi. Massanya jauh lebih kecil dibandingkan Bima Sakti atau galaksi spiral besar lainnya.
Data terbaru menunjukkan bahwa gaya gravitasi dari galaksi pendampingnya telah menarik material bintang dari Sextans ke dua arah yang berlawanan.
Tarikan ekstrem ini menciptakan jembatan bintang dan awan gas yang membentang di antara kedua galaksi.
>>> IBM AI Leadership Exchange Dorong Adopsi Agentic AI di Indonesia
Proses ini secara perlahan akan melenyapkan Sextans dan menyatukan sisa-sisanya ke dalam galaksi yang lebih besar.
Penelitian ini sangat penting bagi para ilmuwan karena galaksi kerdil seperti Sextans dianggap sebagai fosil hidup dari alam semesta awal.
Galaksi kerdil ini sebagian besar terdiri dari materi gelap dan bintang-bintang tua yang miskin logam.
Astronom dapat menyusun kembali sejarah bagaimana galaksi raksasa seperti Bima Sakti tumbuh dan berevolusi selama miliaran tahun dengan mempelajari kehancuran galaksi kerdil ini.
>>> ChatGPT Raih Satu Miliar Pengguna Bulanan, Pecahkan Rekor Dunia
Temuan luar biasa ini telah resmi dipublikasikan dalam jurnal astrofisika terkemuka.
Update Terbaru
Saham BBCA Melonjak 5,49 Persen Setelah Sempat Terpuruk
Senin / 15-06-2026, 12:32 WIB
Masjidil Haram Siapkan Penggantian Kiswah Ka'bah Jelang 1 Muharram 1448 H
Senin / 15-06-2026, 12:32 WIB
IHSG Sesi I 15 Juni 2026 Melonjak 5 Persen ke Level 6.309
Senin / 15-06-2026, 12:32 WIB
Vulla Hendrata Modifikasi Honda Stylo 160 Jadi Arjuno Neo Board Tracker
Senin / 15-06-2026, 12:28 WIB
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko dan AS Pimpin Grup
Senin / 15-06-2026, 12:28 WIB
Mengenal Tradisi Lebaran Ketupat 2026 dan Makna Filosofisnya
Senin / 15-06-2026, 12:28 WIB
Le Comptoir Quarter Buka Restoran Prancis Kasual di Plaza Indonesia
Senin / 15-06-2026, 12:28 WIB
Bank Jatim Bagikan Dividen Rp850 Miliar, Yield Capai 9,4%
Senin / 15-06-2026, 12:28 WIB
Netflix Gelar Tur Dunia 'KPop Demon Hunters' untuk Manfaatkan Fandom Global
Senin / 15-06-2026, 12:24 WIB
Pasar Padurenan Baru Bekasi Sepi, Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah
Senin / 15-06-2026, 12:23 WIB
Harga Pertamax Dinilai Masih di Bawah Nilai Wajar, Beban Finansial Membengkak
Senin / 15-06-2026, 12:23 WIB
HUNDRED Hoo Haa Cup 2026 di ICE BSD Diikuti 3.000 Peserta
Senin / 15-06-2026, 12:21 WIB
Banjir dan Longsor di Sumatra Ancam Kepunahan Orangutan Tapanuli
Senin / 15-06-2026, 12:21 WIB
Lestarikan Budaya, Ini 30 Ucapan Tahun Baru Islam Bahasa Jawa Krama
Senin / 15-06-2026, 12:21 WIB






