Tim nasional sepak bola Iran memindahkan markas latihan mereka ke Meksiko akibat hambatan logistik dan masalah visa menjelang pertandingan pembuka Grup G Piala Dunia 2026.

Laga perdana Iran akan berlangsung melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, California, pada Selasa (16/6).

>>> PBSI Tarik Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026 karena Cedera dan Flu

Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat berdampak langsung pada persiapan teknis skuad asuhan Amir Ghalenoei.

Iran awalnya berencana menggelar pemusatan latihan di Tucson, Arizona, namun situasi yang memanas memaksa mereka beralih ke Tijuana, Baja California, Meksiko.

Perpindahan tersebut membuat para pemain harus menempuh perjalanan darat hingga lima jam menuju stadion pertandingan di AS.

Aturan ketat juga mengharuskan mereka segera kembali ke Meksiko setelah laga usai.

Kapten Timnas Iran, Mehdi Taremi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi luar lapangan yang membuat atmosfer turnamen terasa mencekam.

"Saya sudah merasakan ketegangan sejak pertama kali kami tiba di Piala Dunia ini," kata Taremi melalui penerjemah dalam konferensi pers.

Penyerang berusia 33 tahun itu menyayangkan hilangnya pesan perdamaian yang biasa melekat dalam pesta olahraga terbesar di dunia akibat kendala politik.

"Di turnamen mana pun, ketika ada ketegangan, tidak akan ada pengalaman indah yang selalu kami bicarakan tentang perdamaian dan kegembiraan," lanjutnya.

>>> Timnas Australia Ungguli Turki pada Babak Pertama Piala Dunia 2026

Meski demikian, Taremi menegaskan bahwa seluruh anggota tim berkomitmen penuh untuk tetap profesional dan bermain demi mempersatukan masyarakat Iran.

"Kami bermain untuk setiap warga Iran, baik yang berada di luar negeri maupun di Tanah Air," ujarnya.