Rumah lelang Giquello di Paris baru saja menawarkan sebuah tas tangan yang disebut-sebut sebagai 'tas kulit T. rex' pertama di dunia.

Harganya? Antara €300.000 hingga €500.000, atau sekitar Rp5,2 miliar hingga Rp8,7 miliar.

>>> Arsenal Sepakati Syarat Pribadi dengan Gelandang Roma Manu Kone

Tas unik ini merupakan hasil kolaborasi antara ilmuwan dan merek fesyen Enfin Levé.

Lelang dijadwalkan pada 11 Juni di Paris, dan tentu saja langsung menyedot perhatian para penggemar Jurassic Park.

Bukan Kulit Dinosaurus Asli

Meski disebut 'kulit T. rex', tas ini sama sekali tidak terbuat dari kulit dinosaurus asli.

Paleontologi memang pernah menemukan 'jejak kulit dinosaurus', tetapi itu berupa cetakan atau sisa mineralisasi jaringan lunak, bukan kulit utuh yang bisa dijadikan kulit.

Kulit asli adalah material yang diperoleh dari proses penyamakan kulit hewan hidup. Namun, dalam kasus ini, bahan tas adalah biomaterial buatan laboratorium.

Inspirasi dari Kolagen Fosil

Para ilmuwan menumbuhkan sel kulit di laboratorium menggunakan teknik kultur sel dan rekayasa jaringan.

>>> Banque de France Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Prancis Jadi 0,5 Persen

Yang membedakan adalah sentuhan Jurassic: pemasaran mengklaim bahan ini terinspirasi dari fragmen kolagen fosil yang ditemukan di tulang T.

rex.

Kolagen adalah protein struktural penting pada hewan, termasuk dinosaurus. Namun, kolagen bukan DNA—tidak ada informasi genetik di dalamnya.

Kolagen dari T. rex, manusia, atau sapi secara fungsional hampir sama.

Fragmen kolagen yang sangat terfragmentasi dari fosil T. rex tidak bisa digunakan untuk merekonstruksi identitas biologis unik.

Jadi, 'kulit T. rex' ini sebenarnya hanyalah biomaterial sintetis yang terinspirasi data paleontologi.

>>> Prancis Hadapi Senegal di Piala Dunia 2026 Tanpa Kejutan Formasi

Tas ini memang menunjukkan kemajuan bioteknologi, tetapi lebih dari itu, ia adalah contoh pemasaran ilmiah yang cerdas—atau sekadar obsesi pada dinosaurus, tergantung sudut pandang Anda.