PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback di tengah fluktuasi pasar yang signifikan.

Emiten nikel ini menargetkan pembelian maksimal 1.548.000.000 saham dengan dana mencapai Rp1,46 triliun.

>>> 10 Ruas Tol Fungsional Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

Proses buyback dijadwalkan berlangsung paling lama tiga bulan, dengan batas akhir 16 September 2026 atau saat dana habis terserap.

Manajemen MBMA menyatakan periode buyback dapat berakhir lebih awal jika diputuskan sebelum tenggat tersebut.

"Perusahaan memperkirakan pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak berdampak atas biaya pembiayaan," ungkap manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa (16/6/2026).

>>> Akademisi Muhammadiyah Paparkan Strategi Cegah Radikalisme Digital di Malaysia

Langkah ini juga tidak akan memicu perubahan material terhadap proforma laba per saham, dan stabilitas keuangan tetap aman.

Meskipun buyback mempengaruhi rata-rata tertimbang saham beredar, perseroan menegaskan tidak ada dampak merugikan pada pendapatan operasional.

>>> Turki Tangguhkan Insentif Pajak BYD Imbas Pabrik Mangkrak

"Buyback dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham serta meningkatkan kepercayaan investor, sehingga harga saham mencerminkan nilai fundamental secara lebih wajar," pungkas manajemen MBMA.