Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 2 tahun 2026 untuk jenjang SMA dan SMK Negeri.

Pendaftaran berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 17–18 Juni 2026. Tahap ini menyediakan jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi hasil lomba.

>>> MBMA Siapkan Dana Rp1,46 Triliun untuk Buyback Saham

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa Tahap 2 dibuka setelah pendaftaran Tahap 1 jalur domisili resmi ditutup.

Pengumuman hasil seleksi Tahap 2 dijadwalkan pada 22 Juni 2026.

Kuota Jalur Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi

Untuk SMA, kuota jalur afirmasi sebesar 30 persen, terdiri dari keluarga tidak mampu 13 persen, anak buruh 5 persen, penyandang disabilitas 5 persen, dan afirmasi nilai akademik 7 persen.

Sementara untuk SMK, kuota afirmasi dipatok 15 persen, mencakup keluarga tidak mampu 7 persen, anak buruh 5 persen, serta penyandang disabilitas 3 persen.

Jalur mutasi menyediakan kuota anak guru atau tenaga kependidikan sebesar 2 persen dan perpindahan tugas orang tua 3 persen.

Untuk prestasi hasil lomba, kuota nonakademik ditetapkan sebesar 3 persen, sedangkan kategori akademik mendapat jatah 2 persen.

Aries menambahkan bahwa masih ada kuota belum terpenuhi pada 284 SMA Negeri dan 47 SMK Negeri yang akan diisi melalui mekanisme pemenuhan kuota.

Setelah Tahap 2, akan dilanjutkan Tahap 3 untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24–25 Juni 2026, dan Tahap 4 untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Data Pendaftar Tahap 1 dan Daya Tampung

Dinas Pendidikan Jawa Timur mencatat total pendaftar Tahap 1 jalur domisili mencapai 213.066 orang, dengan rincian 111.144 pendaftar SMA dan 101.922 pendaftar SMK.